-
FILM PERDANA & FAREWELL PARTY
Posted on February 20th, 2007 No comments{mosimage}Terkadang saya tidak habis pikir, di UAE tidak ada sawah sepetak pun tapi mengapa harga beras hampir sama dengan di Indonesia yang pernah menjadi lumbung beras Asia Tenggara di era orde baru dulu. Harga beras untuk merk Swan made in Thailand perkilonya hanya 2.6 dirham! atau setara dengan 6500 an rupiah. Percis sama harganya dengan kenaikan beras di tanah air. Rasanya pun lumayan enak. Dari layar TPI yang sudah hadir di Ruwais saya menyaksikan antrian panjang rakyat di berbagai daerah di Indonesia untuk bisa membeli beras murah kelas 2 seharga 3000 an.
Seperti membawa kita kembali pada era 60 an. Kondisi sulit sepertinya begitu akrab dengan bangsa kita. Namun usaha tentu tidak boleh berhenti saja dalam melangsungkan kehidupan. Begitu pula dengan komunitas Indo emirat di Ruwais.
FILM PERDANA'Camera!', "roll!", "Action!"… , hehe saya akhirnya mendengar kembali kata-kata ini. Tapi kali ini yang jadi sutradara, produser, penulis cerita, semua hasil karya anak-anak Indo Emirat. Sabtu kemarin adalah take gambar pertama. Walaupun baru dapet seperempat scene, tapi gak apa-apa. Yang paling penting, anak-anak Indo Emirat mendapatkan pengalaman baru dan happy. "Oh, ternyata diulang-ulang yah!", seru Rijal, asisten kameraman. "Om, kok harus ada reverse?", Kali ini Romi bertanya. Begitulah dunia anak kita yang haus dengan hal-hal baru. Buat saya, goalnya anak-anak bisa menikmati masanya dengan ceria dan belajar untuk bekerja dalam tim. Dan film adalah salah satu hasil karya yang melibatkan banyak orang. Di sinilah individu-individu saling berinteraksi. Jadi bukan untuk jadi bintang film apalagi jadi seleb. tujuan dari kegiatan ini diberikan.Bertempat di kediaman Pak Toni, gedung 27 scene pertama diambil gambarnya. Syuting berikutnya masih cari-cari tempatnya. Mohon dibantu yah jika ada anak-anak kita yang request partisipasi. Hari pertama kemarin keetulan Pak Toni dengan senang hati tempatnya dijadikan tempat syuting perdana.Film perdana ini memang masih mengadopsi cerita Home Alone. Tanpa sadar rupanya mereka sendiri ini mengatakan kepada orang tuanya bahwa mereka merasa ALONE!. Hanya game boy yang jadi teman setia. Untuk itulah Jumat kemarin, sebelum kelas mendongengnya Pak De, anak-anak diberi kesempatan untuk berekspresi. Hasilnya mungkin para undangan yang hadir di farewell partynya mantan presiden bisa menikmati.FAREWELL PARTYGedung 27 seperti diberi kehormatan menjadi tempat untuk farewell party mantan presiden Indo emirat, Lukmanul Hakim. Jum'at 16 Februari 2007, udara di Ruwais sangat bersahabat. sekalipun acara digelar di paviliun lantai 2, udara tidak begitu dingin dan angin selatan kebetulan juga tidak berhembus kencang. Walaupun dengan penataan tempat apa adanya suasana terasa akrab dan hangat.Dimulai dengan penyematan mahkota cendrawasih dan kalung Irian oleh Presiden Indo Emirat Farewell Party dimulai. Sebelum kepala suku di Papua menerima Lukman sebagai anak angkat, komunitas Indo Emirat sudah meikhlaskannya terlebih dahulu. Papua memang cocok untuk beliau. Paling tidak ada kesamaan yang mendekatkan Lukman dengan Papua.Sebagai manusia biasa tentu beliau tidak terlepas dari salah dan dosa. Apalagi selama beliau menjabat sebagai Presiden Indo emirat. Dan sebagai teman yang baik kita pun tentu akan membuka pintu maaf yang selebar-lebarnya. Tak ada gading yang tak retak, peribahasa bilang. Dan tak lupa untuk kita ucapkan selamat jalan juga kepada teman-teman yang kebetulan ikut pindah mendapat tugas baru. Seperti pak Hendar dan Pak Presley. Selamat bertugas di tempat yang baru kepada semuanya. Semoga kesuksesan menyertai kita semua. amien..









Komentar Pengunjung