-
Tatalaksana Diet untuk Asam Urat
Posted on March 31st, 2007 No commentsAssalamu 'alaikum,
Saya laki-laki berusia 22 tahun, saya mengalami suatu penyakit yang disebut dengan asam urat, saya jadi merasa was-was untuk makan.
Kadang saya merasa bahwa makanan yang saya makan sudah benar dan tidak berbahaya dan aman, namun pada faktanya saya sering mengalami, atau asam urat saya sering kambuh, jangankan makan makanan yang hijau, makan goreng kacang (kacang bawang) saja asam urat saya langsung kambuh. Apabila sedang kambuh kadang saya benar-benar tidak dapat berjalan karena kaki yang terasa begitu sakit.
Saya mohon bantuannya agar dibantu mencari jalan keluarnya, agar saya bisa kembali makan, makanan hijau-hijauan ataupun kacang-kacangan, karena saya penggemar sayuran terutama lalap-lapan.
Mohon bantuannya, atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.
Wassalammu 'alaikum WRWB.
Aa
Jawaban
Waalaikumsalam. Wr.Wb
Saudara AA Yth,
Gout atau asam urat sudah dikenal sejak masa Hippocrates. Karena kerap muncul pada kelompok kelas sosial ekonomi tinggi atau keluarga kerajaan yang mampu mengkonsumsi daging. Tak heran, bila asam urat disebut juga penyakit para raja dan raja dari penyakit.
Gout berasal dari kata latin yaitu gutta (tetesan). Menurut kepercayaan kuno, penyakit ini disebabkan oleh luka yang jatuh tetes demi tetes ke dalam sendi. Asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme purin, sedangkan purin adalah protein dari golongan nukleoprotein. Peningkatan asam urat akan terjadi bila produksi asam urat meningkat atau karena pengeluaran asam urat menurun.
Peningkatan produksi asam urat berasal dari makanan yang mengandung protein yang akhirnya meningkatkan pembentukan purin. Sementara pengeluaran asam urat dapat menurun akibat adanya penyakit ginjal atau karena pemberian obat-obatan tertentu.
Kadar asam urat yeng berlebihan dalam darah menyebabkan penimbunan kristal asam urat. Apabila penimbunan kristal itu terbentuk pada cairan sendi, maka terjadilah penyakit gout atau asam urat. Jika penimbunan itu terjadi pada ginjal, akan muncul batu asam urat ginjal yang sering disebut dengan batu ginjal.
Penyakit ini umumnya ditandai rasa nyeri hebat yang tiba-tiba menyerang sendi, seringkali di pangkal ibu jari. Serangan ini bisa juga terjadi pada persendian lain seperti pergelangan kaki, punggung kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, tangan atau jari, juga termasuk juga ginjal.
Pada tahap yang lebih parah, selain menyebabkan hancurnya struktur sendi, juga bisa merusak struktur jaringan bawah kulit. Timbunan kristal asam urat tampak seperti benjolan kecil berwarna pucat yang muncul pada daun telinga, punggung lengan, bagian samping mangkuk sendi lutut dan pada tendon archilles.
Meski gejala asam urat dan rematik hampir sama, karena sama-sama menyerang sendi namum masih bisa dibedakan. Rematik disebabkan oleh peradangan pada sendi tulang sehingga disebut arthritis. Sedangkan asam urat disebabkan karena kelainan metabolisme sehingga meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
Untuk mengurangi pembentukan asam urat, konsumsi makanan tinggi purin harus dibatasi atau bahkan dikurangi. Karena itu, diet rendah purin harus dilakukan oleh para penderita asam urat atau batu asam urat ginjal.
Bila kadar asam urat darah lebih dari ukuran normal (di atas 7 mg/dL), hendaknya menghindari makanan golongan A dan membatasi makanan golongan C.Yang dimaksud makanan golongan A adalah hati, otak, ginjal, jantung, seafood, jeroan, paru, alokohol, makanan yang diawetkan dan sardin, karena memiliki 150-1000mg purin dalam setiap 100gr bahan pangan.
Bahan pangan golongan B antara lain: daging sapi, ikan laut, kacang kering, bayam, kembang kol, buncis, asparagus, caprica, jamur dan cumi-cumi, memiliki kadar purin 50-150 mg dalam setiap 100 gr bahan pangan.
Sedangkan bahan pangan yang relatif aman dikonsumsi dimasukan dalam golongan C seperti keju, susu, oncom, telur dan tempe, yang mempunyai 0-15mg kadar purin.
Di samping diet tersebut di atas, disarankan pula untuk banyak meminum air putih. Karena, pengeluaran air seni sebanyak 2 liter per harinya akan membantu pembuangan asam urat sekaligus meminimalkan pengendapan asam urat dalam saluran kemih.
Sedangkan produk dari Herba Penawar Alwahidah (HPA) adalah: Ardisia (2×2) dan Teh Herba (1 sachet untuk diminum pagi dan sore). Kedua herba tersebut diminum 30 menit sebelum makan.










Komentar Pengunjung