-
Emak
Posted on May 23rd, 2007 No commentsJika ada wanita yang kepadanya aku lepaskan segala resah dan kerinduan tak berujung bak samudera kehidupan yang tak pernah kering. Maka ia adalahemak…
Dalam dekapan dan senandung cinta di penghujung malam aku menemukan bibir pantai cintanya.
Dalam senyum dan doa yang ia latunkan di setiap langkah, kutemukan keindahan kemilau hatinya.Pun dalam gelisah dan tangis yang air matanya menganak sungai, kutemukan hakikat atas nama cinta-Nya.Kepada Emak yang membujur di pembaringan keabadian.
Ku persembahkan sebait cinta dalam doa tak terputus di setiap detak jantung. Yang aliran darahnya terus memacu semangat kehidupan dalam menebarkan panji-panji cinta.Seperti saat terakhir ketika kau melepasku pergi keluar rumah,“ukurlah setiap langkahmu. Adakah cinta atau benci yang kau tebarkan?”.“kenapa cinta dan benci?”“karena kehidupan berjalan diatas rel keduanya!”Emak,Kubisikkan padamu bahwa aku takkan pernah lelah menyemai cinta.Karena dengan cinta pula kau hantarkan diriku di fana duniaWalau berbalut nyeri yang mengubun dan darah yang beraneka warna.yang aroma amisnya masih kurasayah, masih kurasa..









Komentar Pengunjung