-
Beranda Indo-Emirates

Silahkan meng ‘explore’ kegiatan kami dari menu organisasi dan menu komunitas karena halaman ini hanya mukadimah dari website Indo-Emirates.

Ditahun 2000an datanglah ratusan pekerja Indonesia di suatu tempat yang dahulu kala dijuluki Rub Al Khali (empty quarter), yang bisa diterjemahkan “daerah kosong, tiada perpenghuni” di negara Persatuan Uni Emirat Arab/United Arab Emirates/UAE. Saat ini daerah tersebut berubah derastis seiring dengan ditemukannya kandungan minyak bumi yang menyulap sang padang pasir menjadi sebuah kota satelit.
Kota satelit ini terletak sekitar 250 km dari ibukota UAE, Abu Dhabi, dan 100 km dari perbatasan negara Kingdom of Saudi Arabia. Kota itu bernama Ruwais. Ditahun 1970an pemerintah UAE merubah gurun tandus menjadi kota industri satelit terbesar di UAE untuk pengolahan minyak bumi dan gas alam. Sekarang ini Ruwais menjadi kota industri termoderen di seluruh Middle East.

Foto: Kegiatan Budaya Indo-Emirates
Kota Ruwais dengan perumahan karyawan untuk perusahaan Takreer, Borouge, Gasco, Fertil, dan perusahaan penunjang lainnya sekarang ini berpenghuni beberapa ribu orang. Ditunjang dengan fasilitas lengkap seperti seperti rumah lengkap dan moderen, olah-raga dan rekreasi, pasar tradisional, hotel bintang, pasar swalayan, rumah sakit, bank, mesjid dan sekolah. Ditahun 2009 ini mungkin akan dibuka mall besar pertama dan rumah sakit besar. Dimasa depan akan dibuat jalan kereta yang menghubungkan seluruh UAE sampai perbatasan Kingdom of Saudi Arabia.
Selang beberapa bulan pekerja Indonesia berada di Ruwais terpikir untuk membuat suatu wadah organisasi. Ide bergulir akhirnya didirikanlah Indo-Emirates, tadinya untuk semua pekerja profesional Indonesia di UAE. Tapi kelamaan kita sadar kalau Ruwasi jauh dari kota besar jadi kegitannya hanya lokal saja. Tahun berganti tahun, Indo-Emirates tahun 2009 ini berusia 8 tahun dan komunitas inipun menjadi lebih besar.

Foto: Serah Terima Jabatan Ade Tono kepada Heri Susyanto bersama Dubes Muhammad Wahid Supriyadi
Dan untuk membuat organisasi berjalan maka dipilihlah Presiden Indo-Emirates, organisasi mencatat beberapa personal terpilih sebagai berikut:
- Presiden Pertama adalah Agus Pramono.
- Presiden Kedua adalah Darijo Sastrowijono.
- Presiden Ketiga adalah Lukmanul Hakim.
- Presiden Keempat adalah Ade Tono Suseno.
- Presiden Indo-Emirates Periode 2009 -2010, Heri Susyanto
Suatu sejarah terpatri ditahun 2001, pertama kali Duta Besar Indonesia berkunjung ke Ruwais. Dan secara regular Indo-Emirates mengundang sowan kedutaan dan pak Dubes untuk beranjang sana besama komunitas Indonesia di Ruwais.
Sekarang ini komunitas Indonesia di Ruwais hampir mendekati angka seribu sehingga organisasi dirasakan untuk lebih dinamis dan lugas. Kegiatan dari mulai yang religius atau kegiatan yang mengatasnamakan nama negara. Itulah sekilas mengenai Ruwais dan Indo-Emirates sebagai wadah Komunitas Masyarakat Indonesia di Ruwais.









Komentar Pengunjung