<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indo-Emirates &#187; Indo-Resonansi</title>
	<atom:link href="http://www.indo-emirates.org/category/indo-resonansi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indo-emirates.org</link>
	<description>Forum Silahturahmi Masyarakat Indonesia di Ruwais - Abu Dhabi - UAE</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 16:08:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pembukaan Olimpiade IE 2007</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2007/06/01/pembukaan-olimpiade-ie-2007-2/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2007/06/01/pembukaan-olimpiade-ie-2007-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2007 15:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Resonansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.com/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[
&#160;{mosimage}
Assalaamualaikum Wr. Wb.
Salam Olah Raga&#8230;
Sebelumya saya selaku Mentri Olah Raga (MOLOR) dalam hal ini menjabat juga sebagai ketua Olimpiade, mengucapkan banyak terima kasih kepada Rekan-rekan semua terutama kepada para koordinator yang sudah secara bersama-sama, bahu-membahu, mempersiapkan aturan permainan dsb demi suksesnya acara kita ini. 
Atas nama panitia juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Rekan-rekan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">&nbsp;{mosimage}</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Assalaamualaikum Wr. Wb.</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Salam Olah Raga&hellip;</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Sebelumya saya selaku Mentri Olah Raga (MOLOR) dalam hal ini menjabat juga sebagai ketua Olimpiade, mengucapkan banyak terima kasih kepada Rekan-rekan semua terutama kepada para koordinator yang sudah secara bersama-sama, bahu-membahu, mempersiapkan aturan permainan dsb demi suksesnya acara kita ini. </span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Atas nama panitia juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Rekan-rekan yang sudah bersedia memberikan tempat untuk penyelenggaran turnament ini.</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Tidak perlu panjang lebar saya pikir, karena capek bacanya&hellip;..maka dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan :</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><strong><u><font face="Arial" size="3"><span style="font-weight: bold; font-size: 12pt; font-family: Arial">Olimpiade Indo-Emirate 2007 resmi di buka</span></font></u></strong></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Terlampir adalah kompilasi dari dua pertemuan yang kita adakan yang secara garis besar berisi sbb:</span></font></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Grouping</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Susunan panitia &amp; cabang olah raga yg dipertandingkan</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Rencana umum turnament</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Jadwal &amp; Tempat pertandingan</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Aturan Pertandingan</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Penentuan Juara &amp; Hadiah</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Biaya &amp; Dana</span></font> </li>
<li class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Daftar Pemain per Group per Cabang Olah Raga</span></font> </li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Mari kita sukseskan acara ini dengan sportifitas dan semangat persaudaraan yang tinggi sebagaimana tujuan awal kita.</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Merdeka&hellip;&hellip;Merdeka&hellip;..Merdeka..</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Wassalaamualaikum Wr. Wb</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">a.n Indo-Emirate</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Mentri OlOh Raga (MOLOR)</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Qwank</span></font></p>
</div>
<p><span id="more-757"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2007/06/01/pembukaan-olimpiade-ie-2007-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SUMMER, SEMINAR, &amp; CHOUIEFAT INTERNATIONAL DAY</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2007/03/18/summer-seminar-chouiefat-international-day/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2007/03/18/summer-seminar-chouiefat-international-day/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2007 20:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Resonansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.com/?p=756</guid>
		<description><![CDATA[{mosimage}Tanah Ruwais akhirnya basah. Saat hujan di pagi yang agak tenang ini mengguyur ragu-ragu. Di atas langit masih agak mendung. Angin hanya sesekali menderu. Tiga hari sebelumnya angin kencang menampar semua yang menghadang di atas bumi Ruwais. Sepertinya masa transisi cuaca kali ini cukup alot. Saat angin panas dari selatan hendak memaksa kami untuk segera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>{mosimage}Tanah Ruwais akhirnya basah. Saat hujan di pagi yang agak tenang ini mengguyur ragu-ragu. Di atas langit masih agak mendung. Angin hanya sesekali menderu. Tiga hari sebelumnya angin kencang menampar semua yang menghadang di atas bumi Ruwais. Sepertinya masa transisi cuaca kali ini cukup alot. Saat angin panas dari selatan hendak memaksa kami untuk <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">segera</span> masuk ke musim panas, angin dari utara tidak mau tinggal diam.. Sepertinya tidak rela penduduk Ruwais kepanasan terlalu cepat. Konon jika Maret saja sudah puanas sudah menjadi pertanda bahwa season greeting yang berbunyi,&quot;<em>Have a nice Summer with 40 degrees</em>&quot; akan kita nikmati sepanjang musim kali ini. Sekalipun s<em>ummer on the way</em>, semoga ia berjalan dengan tertatih-tatih. Kami masih ingin menikmati kicauan burung, semilir angin sejuk, dan anak-anak yang tertawa riang saat bermain di taman-taman kota Ruwais. So, summer please come lately..</p>
<p><span id="more-756"></span>
<div>SUMMER ON THE WAY</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Saya meminjam sub judul di atas dari seorang kawan. Ia pria kelahiran batak tapi besar dan menua di perantauan. Bang Elpindo Sidauruk begitu nama lengkapnya. Sayang, saya baru mengenalnya belum lama dan beberapa hari lagi beliau pun akan meninggalkan Ruwais guna mengemban tugas baru di Papua. Summer kali ini taman Blok B pasti akan merindukan jejak kaki beliau yang setia mengelilingi, berjogging ria. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Bagi saya yang baru datang memang butuh waktu untuk meretas tapak kaki di <em>seven sands of Emirates.</em> Negeri yang cukup 25 tahun saja untuk meraih kemapanan dan kesejahteraan. Bukan karena ia negeri yang kecil. <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Kita</span> mestinya belajar dari kepemimpinan <em>founding father</em> negeri ini.&nbsp;Syekh Zayed <em>Allahu Yarhamahu</em> (semoga Allah merahmati almarhum), Pemimpin yang mempunyai  visi yang menakjubkan. <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Kita</span> bisa lihat di foto bagaimana kondisi emirat pada tahun 1975 an. Hanya <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">padang</span> pasir sejauh mata memandang. Dan Sekarang kita lihat hasil nyata dari kepemimpinan yang bijak dan berpihak pada rakyat. Sampai-sampai <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Abu Dhabi</span> mendapat julukan, &quot;Kota Bunga di&nbsp;teluk Persia&quot;.</div>
<div>Inilah salah satu berkah kita menjadi warga dunia. Tinggal bersama diantara 30 lebih warga negara dari berbagai bangsa. <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Kita</span> bisa merasakan nikmatnya sebuah keteraturan, keamanan, keberhasilan dalam mengelola sebuah negara, dan kesejahteraan. Sekalipun tentu masih ada kekurangan. Wajar saja kerena itu sifat yang melekat pada kita sebagai makhluk. Semua pelajaran yang kita dapat di negeri ini mesti kita wartakan pada negeri kita. Dan menulis adalah bagian yang memegang peran penting. Karena tulisan akan dibaca oleh&nbsp;ribuan pasang mata. Beritakan juga bagaimana kita mesti bertahan di tengah kondisi cuaca yang &#39;extreme&#39;. Alam bukan dihadapi dengan dada membusung tapi kerendahan hati dan kecerdasan yang kita miliki.</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>SEMINAR KESEHATAN</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Kecerdasan adalah anugerah yang tuhan berikan pada kita. Cerdas bukan hanya berarti berhitung dalam jutaan angka. Cerdas juga&nbsp;bisa berarti bisa menaklukan&nbsp;kondisi alam yang kadang kurang bersahabat.&nbsp;Masa transisi cuaca seperti di Ruwais memang bisa membuat fisik kita&nbsp;terganggu. Itulah sebabnya kita harus bisa mempersiapkan ilmunya. Bagaimana&nbsp; kita bisa menjaga tubuh&nbsp;tetap sehat serta mengenali gejala yang menerpa tubuh dan apa yang mesti kita lakukan.</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Alhamdulillah, Jum&#39;at 16 maret 2007 di kediaman Pak Ade Tono-presiden Indoemirat, seminar kesehatan&nbsp;dengan lancar digelar. Dengan nara sumber&nbsp;Ibu Mery Bambang yang sehari-harinya bekerja di Klinik Ruwais. Topiknya adalah Alergi Rhinitis. Sebuah&nbsp;topik yang menarik di saat kita sedang menghadapi&nbsp;&#39;musim sakit&#39;&nbsp;ujar yang sudah sekian lama tinggal di kota Ruwais. Saat saya tanya respon beberapa ibu-ibu mengenai acara ini ternyata cukup baik. Sekalipun&nbsp;makalahnya masih dalam bahasa Inggris. Mungkin pertemuan berikutnya akan kita coba <em>translate</em> agar ibu-ibu bisa&nbsp;menyimpannya dalam&nbsp;arsip perpustakaan keluarga. Insya Allah ke depan, akan kita coba angkat topik-topik menarik lainnya. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>CHOUIEFAT INTERNATIONAL DAY</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Semoga saya tidak salah menulis nama salah satu sekolah international&nbsp; di&nbsp;Ruwais ini. Di sekolah inilah anak-anak kita dititipkan. Memang baru ada&nbsp;3 sekolah di Ruwais. Pertama Asian School, kedua Chouiefat International School dan yang ketiga &quot;Arabian School&quot;. Saya&nbsp;sebut saja yang ketiga Arabian school karena memang untuk&nbsp;anak-anak yang berasal dari arab dan sekitarnya saja yang bisa menikmati sekolah ini. selain hurufnya yang berbeda cara bacanya pasti beda. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>&nbsp;Menarik sekali sebenarnya jika kita survei kepada warga Indoemirat sekolah mana yang akan mereka pilih. Saya sudah punya jawabannya. Sudah pasti Chouiefat pilihannya. Kenapa tidak Asian? &quot;gak ah, abis bau sih..&quot; ujar seorang anak <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Indonesia</span> tetangga saya. Kenapa tidak Arabian School? mungkin anak kita akan mengalami kesulitan saat baca huruf latin saat kembali ke <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Indonesia</span>. Dan Chouiefat sebuah pilihan yang menurut beberapa responden lebih dekat dengan kurikulum yang ada sekalipun sebenarnya orang tua masih harus bisa mendiskusikan kembali apa yang diajarkan. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Salah satu kegiatan di Chouiefat international adalah International day. Sebuah kegiatan setahun sekali di awal bulan Maret yang menampilkan aneka kegiatan dari para siswa masing-masing negara. untuk kontingen pelajar <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Indonesia</span> dikomandani oleh Icha dan Devi. Sayangnya komunitas pasir masih belum bisa optimal mendukung acara ini. Padahal acara ini sebuah kesempatan untuk media pembelajaran bagi anak tampil percaya diri. Mengenalkan budaya bangsa. Mudah-mudahan kedepan acara ini bisa lebih sukses dengan keterlibatan semua pihak tentunya. Kepada Icha dan Devi, selamat atas kebarhasilan di ajang International day kali ini. tetap semangat!</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Howgh!</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2007/03/18/summer-seminar-chouiefat-international-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YANG DATANG DAN PERGI &amp; AGENDA BULAN MARET</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2007/03/08/yang-datang-dan-pergi-agenda-bulan-maret/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2007/03/08/yang-datang-dan-pergi-agenda-bulan-maret/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2007 17:12:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Resonansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.com/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[{mosimage}Sehabis isya saya berjalan sendirian menyusuri taman-taman kota Ruwais. Menikmati lampu-lampu kota yang berjejer rapih.&#160;Tak ada satu lampu pun yang&#160;dibiarkan mati atau rusak. Rumput&#160;yang&#160;setiap waktu dipangkas teratur.&#160;Terkadang&#160;di&#160;beberapa waktu tertentu&#160;burung-burung ramai sekali berkicau.&#160;Entah darimana datangnya mereka. Semua dibiarkan hidup dalam harmonisnya alam. 
Saya perhatikan di beberapa ruas jalan tanaman baru tumbuh, Mungkinkah ada spring? ah, ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>{mosimage}Sehabis isya saya berjalan sendirian menyusuri taman-taman kota Ruwais. Menikmati lampu-lampu kota yang berjejer rapih.&nbsp;Tak ada satu lampu pun yang&nbsp;dibiarkan mati atau rusak. Rumput&nbsp;yang&nbsp;setiap waktu dipangkas teratur.&nbsp;Terkadang&nbsp;di&nbsp;beberapa waktu tertentu&nbsp;burung-burung ramai sekali berkicau.&nbsp;Entah darimana datangnya mereka. Semua dibiarkan hidup dalam harmonisnya alam. </div>
<div>Saya perhatikan di beberapa ruas jalan tanaman baru tumbuh, Mungkinkah ada spring? ah, ini kan hanya masa transisi saja sebelum ke musim panas nanti. Yang jelas, dalam perjalanan tadi saya merenung betapa besar nikmat Allah yang dikaruniakan pada kita. Apalagi di Ruwais yang sepertinya hidup kelihatan perfect. Semua sudah ada yang ngurus. Sebagai warga kita hanya menggunakan semua fasilitas yang ada. Mulai dari fasilitas olahraga seperti lapangan tennis, bulutangkis, dll sampai pelayanan antar ke rumah untuk setiap pemesanan barang. termasuk jasa kateringnya teman-teman kita.</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Namun tidak bagi semua orang semua yang saya ceritakan di atas itu menjadikan Ruwais sebagai kota ke dua. Itu hanya masalah pilihan. Seperti minggu kemarin saya menagantarkan saudara Lukmanul hakim. Keputusan pergi </div>
<p><span id="more-755"></span><br /> 
<div>&nbsp;</div>
<div>YANG DATANG DAN PERGI</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Salah satu yang menjadikan kehidupan ini harmonis adalah keseimbangan. Jika ada panas tentu juga ada dingin. Ada yang datang dan ada pula yang pergi.&nbsp;Seperti minggu kemarin saya dan Syaiful Bahri&nbsp;mengantarkan saudara Lukmanul hakim ke Abu Dhabi sebelum pergi meninggalkan UAE.&nbsp;Datang dan pergi itu memang sifat kehidupan yang akan dijumpai setiap saat. &nbsp;&nbsp;Saat beberapa teman kita memutuskan meninggalkan UAE pada hari yang sama saya dan wapres Indoemirat alhamdulilah dipertemukan dengan teman-teman dari Indonesia di hotel Mina Al-Diar. Mereka adalah&nbsp;kloter kedua yang akan di tempatkan di GASCO. Mereka berjumlah delapan orang dan 4 orang diantaranya akan ditempatkan di Ruwais. Pembicaraan hangat segera mengalir dalam pertemuan itu. Semoga mereka semua lolos dalam re-test kesehatan di UAE.</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>AGENDA BULAN MARET</div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Kepada yang pergi kita ucapkan selamat jalan, kepada yang datang kita ucapkan selamat datang. Kepada yang baru bergabung di Ruwais ada kabar loh seputar agenda bulan Maret 2007 ini.&nbsp;Insya Allah ada yang baru, seperti&nbsp;agenda soal kesehatan. Alhamdulilah,&nbsp;warga Indoemirat yang kerja di Klinik Adnoc&nbsp;insya Allah siap berbagi soal kesehatan. Rencana di minggu kedua bulan Maret acara ini digelar. Tentu kita tahu masalah kesehatan adalah masalah krusial. Apalagi kita hidup di negeri yang berbeda kondisi alamnya. Dan kegiatan ini ditujukan untuk ibu-ibu terlebih dahulu. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Agenda lainnya adalah untuk anak-anak komunitas pasir. Uwa Mumu insya Allah bersedia untuk hadir di depan anak-anak untuk berbagi tentang hikmah kehidupan. Mengenalkan anak pada Sang Pencipta dan bagaimana menyukuri nikmat yang telah diberikan. Semua dikemas dalam bahasa anak yang dapat dimengerti oleh nalarnya. Semoga Uwa Mumu diberi keleluasaan waktu serta kesehatan disela-sela kesibukannya sebagai administrator web indoemirat. Tak lupa kegiatan fun lainnya seperti syuting film perdana masih tetap berlanjut. dan satu lagi, mancing bareng bersama anak-anak yang kemarin tidak jadi karena cuaca yang tidak mengizinkan insya Allah akan digelar di bulan Maret ini. Tetap semangat!</div>
<div>&nbsp;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2007/03/08/yang-datang-dan-pergi-agenda-bulan-maret/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERSEPSI; JUARA TENIS: &amp; RIDE FOR PEACE</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2007/02/24/persepsi-juara-tenis-ride-for-peace-2/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2007/02/24/persepsi-juara-tenis-ride-for-peace-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 05:56:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Resonansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.com/?p=754</guid>
		<description><![CDATA[{mosimage}Mengubah persepsi yang mengerak menjadi keyakinan sama sulitnya dengan mengarungi samudra dengan menggunakan sampan. Sama seperti halnya salah satu suku di Papua New Gene yang &#39;menjadikan&#39; sungai sebagai batas akhir sebuah perjalanan hidup. Untuk merubah &#39;persepsi&#39; yang telah mengerak itu, seorang ilmuwan pernah menyebrangi sungai tersebut dan sesampainya di sebrang ia melambaikan tangan kepada anggota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>{mosimage}Mengubah persepsi yang mengerak menjadi keyakinan sama sulitnya dengan mengarungi samudra dengan menggunakan sampan. Sama seperti halnya salah satu suku di Papua New Gene yang &#39;menjadikan&#39; sungai sebagai batas akhir sebuah perjalanan hidup. Untuk merubah &#39;persepsi&#39; yang telah mengerak itu, seorang ilmuwan pernah menyebrangi sungai tersebut dan sesampainya di sebrang ia melambaikan tangan kepada anggota suku.</p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt">{slide=</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;">PERSEPSI; JUARA TENIS: &amp; RIDE FOR PEACE </span><strong><span style="font-size: 12pt">}</span></strong><br />{mosimage}Mengubah persepsi yang mengerak menjadi keyakinan sama sulitnya dengan mengarungi samudra dengan menggunakan sampan. Sama seperti halnya salah satu suku di Papua New Gene yang &#39;menjadikan&#39; sungai sebagai batas akhir sebuah perjalanan hidup. Untuk merubah &#39;persepsi&#39; yang telah mengerak itu, seorang ilmuwan pernah menyebrangi sungai tersebut dan sesampainya di sebrang ia melambaikan tangan kepada anggota suku. Namun lagi-lagi, keyakinan memang telah merusak indera penglihatan mereka. Sama sekali mereka tidak melihat sang ilmuwan. Mereka menganggap sang ilmuwan tela pergi ke &#39;alam lain&#39;.<br /><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;">Itulah yang dikhawatirkan oleh saya tentang Indonesia. ketika persepsi bahwa Indonesia yang artinya equal dengan para penghuninya itu &#39;dipersepsikan&#39; negeri penuh masalah, semrawut, pecundang, dan sebagainya karena sekalipun prestasi yang ada tidak sepadan dengan masalah yang kian hari terus bertumpuk. Bagaimana jika persepsi itu mengerak menjadi keyakinan di mata warga dunia? Bisa jadi seperti suku di Papua NewGene nantinya!&nbsp;Artinya semua seperti catatan amal yang baik dan buruknya terus saling mengisi. Kita tentu butuh hal-hal yang segar, baru, serta rentetan prestasi yang tiada henti.&nbsp;Kita ingin anak-anak kita tidak mewarisi sikap inferior/ rendah diri karena dosa turunan sebagai negeri jajahan yang kadung mengerak. Dan membangun semua itu adalah tanggung jawab sosial atau bersama.</span><br /><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{/slide}</strong><br /> <strong>{slide=</strong></span></strong>TENIS LAPANGAN, <em>Juara Euy..!</em><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>}</strong></span></strong><br />{mosimage}Mengenai&nbsp;usaha merubah persepsi di mata warga dunia&nbsp;Alhamdulillah, warga indo emirat sudah dari awal telah memulainya. Jika sebelumnya bulu tangkis yang dirajai. Sekarang sudah merajalela ke lapangan Tennis. Nama Arief Mursodho memang sudah tidak asing di kota Serang tahun 1980 an. mantan pemain plus pelatih klub sepak bola Perserang ini juga <em>gape main</em> tenis lapangan. Sejumlah prestasi sudah pernah diraihnya. Dan bergabungnya beliau dengan warga Indo Emirat untuk kesekian kalinya memang memberikan warna tersendiri.&nbsp;Selain sebagai pelatih tenis lapangan untuk bapak-bapaknya,anak-anak Indo Emirat pun turut partisipasi.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kamis, 22 Feb.2007, Lapangan tenis Blok B Ruwais city dijejali para suporter Indonesia. Saat-saat yang mendebarkan. Siapakah yang akan berhak menduduki peringkat pertama dalam dunia pertenisan di Ruwais? Sebelumnya memang turnamen ini dibagi 2 kelas. Kelas A dan B. Yang membedakan peringkat kemampuannya. Jika kelas B sebelumnya dijuarai oleh Indian nationality. Alhamdulilah, kelas A akhirnya dimenangkan oleh Arief Mursodho. Semua memang sepertinya sesuatu hal yang kecil tapi seperti yang saya uraikan di atas kita masih butuh hal-hal kecil lainnya untuk merubah sebuah mis persepsi tentang Indonesia. Dimulai dari lingkungan dimana kita tinggal. Seperti sebuah perjalanan keliling dunia yang dimulai dari setapak langkah.<br /><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{/slide}</strong><br /><strong>{slide=</strong></span></strong>RIDE FOR PEACE &quot;JJ POLNAJA&quot;<strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>}</strong></span></strong><br />{mosimage}{mosimage}Barangkali tidak banyak yang seperti kang JJ Polnaja yang memulai perjalanan keliling dunianya ini dengan alasan keluarga. Dimulai dari sebuah percakapan seorang ayah dengan anaknya. &quot;Dunia tidak aman pa!&nbsp;dunia begitu mengerikan!. Dimana-mana perang dan saling&nbsp;bunuh!&quot;, begitu kira-kira yang dikatakan putra kang JJ. &quot;Dunia adalah tempat yang indah sayang. Apa yang bisa&nbsp;papa lakukan untuk merubah persepsimu?&quot;, kang JJ bertanya kepada putranya.&nbsp;&quot;Papa kan&nbsp;hanya &nbsp;&nbsp;seorang pengendara motor&quot;. &quot;<em>Ride for peace</em> pa!&quot;. Proses perenungan yang cukup memakan waktu dan bersarikan cintanya kepada sang anak membawa JJ Polnaja bertekad untuk membuktikannya.Jika Tajmahal dibangun&nbsp;bertahun tahun sebagai&nbsp;tanda cinta sang suami kepada istri maka JJ Polnaja membangun sebuah etape perjalanan baru keliling dunia atas nama cinta kepada sang anak. Dan perjalanan ini membawa sebuah misi yang diimpikan oleh milyaran manusia di bumi ini. Ride For Peace!. Perjalanan cinta ini memang tidak terbilang harganya. Bukan hanya untuk sang keluarga juga terutama untuk bangsa. Di setiap meter jalan yang dilewati&nbsp;Kang JJ Polnaja mengumandangkan lagu cinta dan perdamaian. Bukan hanya untuk mereka yang sedang berperang dan menebarkan kebencian tapi juga untuk keluarga dan anak tercinta.Masih banyak etape perlintasan yang akan dilalui. Butuh waktu sampai 2011 untuk menuntaskan perjalanan cinta ini. Biasanya sesuatu yang dimulai dengan cinta akan menjadi sebuah energi besar yang tak terbendung oleh siapapun. Selamat berjuang kang JJ! Segenap doa dan cinta kami warga Indo Emirat mengiringi perjalanan Kang JJ. Semoga Allah SWT melindungi di setiap lintasan yang dilewati. Buat teman2 bisa klik <a href="http://www.rideforpeace.info/" target="_blank">http://www.rideforpeace.info/</a>&nbsp;untuk mengetahui jurnal perjalanannya. banyak hikmah dari cerita yang beliau uraikan. bukankah hikmah adalah harta berharga yang bisa kita jumpai dimanapun?<br /><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{/slide}</strong></span></strong></p>
<p><span id="more-754"></span><br /> 
<p><strong></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong><br /></strong></span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2007/02/24/persepsi-juara-tenis-ride-for-peace-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERSEPSI; JUARA TENIS: &amp; RIDE FOR PEACE</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2007/02/24/persepsi-juara-tenis-ride-for-peace/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2007/02/24/persepsi-juara-tenis-ride-for-peace/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 05:38:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Resonansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.com/?p=753</guid>
		<description><![CDATA[RIDE FOR PEACE &#34;JJ POLNAJA&#34;
{tab=T2}{mosimage}Barangkali tidak banyak yang seperti kang JJ Polnaja yang memulai perjalanan keliling dunianya ini dengan alasan keluarga. Dimulai dari sebuah percakapan seorang ayah dengan anaknya. &#34;Dunia tidak aman pa!&#160;dunia begitu mengerikan!. Dimana-mana perang dan saling&#160;bunuh!&#34;, begitu kira-kira yang dikatakan putra kang JJ. &#34;Dunia adalah tempat yang indah sayang. Apa yang bisa&#160;papa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong>RIDE FOR PEACE &quot;JJ POLNAJA&quot;</p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{tab=T2}</strong><br />{mosimage}</span></strong>Barangkali tidak banyak yang seperti kang JJ Polnaja yang memulai perjalanan keliling dunianya ini dengan alasan keluarga. Dimulai dari sebuah percakapan seorang ayah dengan anaknya. &quot;Dunia tidak aman pa!&nbsp;dunia begitu mengerikan!. Dimana-mana perang dan saling&nbsp;bunuh!&quot;, begitu <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">kira-kira</span> yang dikatakan putra kang JJ. &quot;Dunia adalah tempat yang indah sayang. Apa yang bisa&nbsp;papa lakukan untuk merubah persepsimu?&quot;, kang JJ bertanya kepada putranya.&nbsp;&quot;Papa kan&nbsp;hanya &nbsp;&nbsp;seorang pengendara motor&quot;. &quot;<em>Ride for peace</em> pa!&quot;. Proses perenungan yang cukup memakan waktu dan bersarikan cintanya kepada sang anak membawa JJ Polnaja bertekad untuk membuktikannya. </p>
<div>&nbsp;</div>
<div>Jika Tajmahal dibangun&nbsp;bertahun tahun sebagai&nbsp;tanda cinta sang suami kepada istri maka JJ Polnaja membangun sebuah etape perjalanan baru keliling dunia atas nama cinta kepada sang anak. Dan perjalanan ini membawa sebuah misi yang diimpikan oleh milyaran manusia di bumi ini. Ride For Peace!. Perjalanan cinta ini memang tidak terbilang harganya. Bukan hanya untuk sang keluarga juga terutama untuk bangsa. Di setiap meter jalan yang dilewati&nbsp;Kang JJ Polnaja mengumandangkan lagu cinta dan perdamaian. Bukan hanya untuk mereka yang sedang berperang dan menebarkan kebencian tapi juga untuk keluarga dan anak tercinta. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Masih banyak etape perlintasan yang akan dilalui. Butuh waktu sampai 2011 untuk menuntaskan perjalanan cinta ini. Biasanya sesuatu yang dimulai dengan cinta akan menjadi sebuah energi besar yang tak terbendung oleh siapapun. Selamat berjuang kang JJ! Segenap doa dan cinta kami warga Indo Emirat mengiringi perjalanan Kang JJ. Semoga Allah SWT melindungi di setiap lintasan yang dilewati. </div>
<div>Buat teman2 bisa klik <a href="http://www.rideforpeace.info/" target="_blank">http://www.rideforpeace.info/</a>&nbsp;untuk mengetahui jurnal perjalanannya. banyak hikmah dari cerita yang beliau uraikan. bukankah hikmah adalah harta berharga yang bisa kita jumpai dimanapun?</div>
<p><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{tab=T2}</strong><br />{mosimage}</span></strong>
<div>Mengenai&nbsp;usaha merubah persepsi di mata warga dunia&nbsp;Alhamdulillah, warga indo emirat sudah dari awal telah memulainya. Jika sebelumnya bulu tangkis yang dirajai. Sekarang sudah merajalela ke lapangan Tennis. Nama Arief Mursodho memang sudah tidak asing di kota Serang tahun 1980 an. mantan pemain plus pelatih klub sepak bola Perserang ini juga <em>gape main</em> tenis lapangan. Sejumlah prestasi sudah pernah diraihnya. Dan bergabungnya beliau dengan warga Indo Emirat untuk kesekian kalinya memang memberikan warna tersendiri.&nbsp;Selain sebagai pelatih tenis lapangan untuk bapak-bapaknya, &nbsp;anak-anak Indo Emirat &nbsp;pun turut partisipasi. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Kamis, 22 Feb.2007, Lapangan tenis Blok B Ruwais city dijejali para suporter <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Indonesia</span>. Saat-saat yang mendebarkan. Siapakah yang akan berhak menduduki peringkat pertama dalam dunia pertenisan di Ruwais? Sebelumnya memang turnamen ini dibagi 2 kelas. Kelas A dan B. Yang membedakan peringkat kemampuannya. Jika kelas B sebelumnya dijuarai oleh Indian nationality. Alhamdulilah, kelas A akhirnya dimenangkan oleh Arief Mursodho. Semua memang sepertinya sesuatu hal yang kecil tapi seperti yang saya uraikan di atas kita masih butuh hal-hal kecil lainnya untuk merubah sebuah mis persepsi tentang <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Indonesia</span>. Dimulai dari lingkungan dimana kita tinggal. Seperti sebuah perjalanan keliling dunia yang dimulai dari setapak langkah.</div>
<p><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{tab=T3}</strong><br /> <strong>{mosimage}</strong></span></strong>
<div>Mengubah persepsi yang mengerak menjadi keyakinan sama sulitnya dengan mengarungi samudra dengan menggunakan sampan. Sama seperti halnya salah satu suku di Papua New Gene yang &#39;menjadikan&#39; sungai sebagai batas akhir sebuah perjalanan hidup. Untuk merubah &#39;persepsi&#39; yang telah mengerak itu, seorang ilmuwan pernah menyebrangi sungai tersebut dan sesampainya di sebrang ia melambaikan tangan kepada anggota suku. Namun lagi-lagi, keyakinan memang telah merusak indera penglihatan mereka. Sama sekali mereka tidak melihat sang ilmuwan. Mereka menganggap sang ilmuwan <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">tela</span> pergi ke &#39;alam lain&#39;. </div>
<div>&nbsp;</div>
<div>Itulah yang dikhawatirkan oleh saya tentang <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Indonesia</span>. ketika persepsi bahwa <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial">Indonesia</span> yang artinya equal dengan para penghuninya itu &#39;dipersepsikan&#39; negeri penuh masalah, semrawut, pecundang, dan sebagainya karena sekalipun prestasi yang ada tidak sepadan dengan masalah yang kian hari terus bertumpuk. Bagaimana jika persepsi itu mengerak menjadi keyakinan di mata warga dunia? Bisa jadi seperti suku di Papua NewGene nantinya!&nbsp;Artinya semua seperti catatan amal yang baik dan buruknya terus saling mengisi. <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Kita</span> tentu butuh hal-hal yang segar, baru, serta rentetan prestasi yang tiada henti.&nbsp;Kita ingin anak-anak kita tidak mewarisi sikap inferior/ rendah diri karena dosa turunan sebagai negeri jajahan yang kadung mengerak. Dan membangun semua itu adalah tanggung jawab sosial atau bersama. </div>
<p><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;"><strong>{/tabs}</strong></span></strong><br /><span id="more-753"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2007/02/24/persepsi-juara-tenis-ride-for-peace/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
