<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indo-Emirates - Ruwais &#187; Kolom Herry Sadewo</title>
	<atom:link href="http://www.indo-emirates.org/category/kolom-herry-sadewo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indo-emirates.org</link>
	<description>Forum Silahturahmi Masyarakat Indonesia di Ruwais - Abu Dhabi - UAE</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 19:47:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Buku Panduan Indo-Emirates</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/05/13/buku-panduan-indo-emirates/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/05/13/buku-panduan-indo-emirates/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 17:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sadewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Emirates]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Herry Sadewo]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[buku panduan IE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1216</guid>
		<description><![CDATA[Kita yakin bahwa kita semua pernah mengalami betapa sulit dan bingungnya membuat SIM (surat ijin mengemudi), memperpanjang STNK, membuat Emirates ID, membuat/memperpanjang paspor, dan lain-lain. Telepon kesana-kemari, mencari informasi melalui e-mail/milis, search di Google, buka-buka website dan lain-lain. Ini kurang efektif dan banyak menghabiskan tenaga dan waktu yang tidak perlu. Agar bisa lebih efektif, Indo-Emirates [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Kita yakin bahwa kita semua pernah mengalami betapa sulit dan bingungnya membuat SIM (surat ijin mengemudi), memperpanjang STNK, membuat Emirates ID, membuat/memperpanjang paspor, dan lain-lain.</p>
<p>Telepon kesana-kemari, mencari informasi melalui e-mail/milis, <em>search</em> di Google, buka-buka website dan lain-lain. Ini kurang efektif dan banyak menghabiskan tenaga dan waktu yang tidak perlu.</p>
<p>Agar bisa lebih efektif, Indo-Emirates berusaha meminimalisir waktu dan tenaga yang terbuang dengan cara membuat “Buku Panduan” yang berisi tentang prosedur bagaimana cara mengurus hal-hal tersebut di atas, termasuk administrasi apa saja yang perlu dipersiapkan. Dalam “Buku Panduan” ini juga akan dikupas tip dan trik dari warga Indo-Emirates yang telah mengalami atau berpengalaman dalam mengurus hal ini.</p>
<p>Untuk detailnya, silahkan download lampiran berikut <a href="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/05/Kompilasi-Buku-Panduan-IE.pdf">Kompilasi Buku Panduan IE</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/05/13/buku-panduan-indo-emirates/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Singkat Terminologi Hacker</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/03/16/sejarah-singkat-terminologi-hacker/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/03/16/sejarah-singkat-terminologi-hacker/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 21:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sadewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Herry Sadewo]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cracker]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[manifesto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1177</guid>
		<description><![CDATA[Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama.</p>
<p><span id="more-1177"></span>Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos.</p>
<p>Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan lima pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan. Pada tahun yang sama keluar pula sebuah film berjudul War Games yang salah satu perannya dimainkan oleh Matthew Broderick sebagai David Lightman. Film tersebut menceritakan seorang remaja penggemar komputer yang secara tidak sengaja terkoneksi dengan super komputer rahasia yang mengkontrol persenjataan nuklir AS.</p>
<p>Kemudian pada tahun 1995 keluarlah film berjudul Hackers, yang menceritakan pertarungan antara anak muda jago komputer bawah tanah dengan sebuah perusahaan high-tech dalam menerobos sebuah sistem komputer. Dalam film tersebut digambarkan bagaimana akhirnya anak-anak muda tersebut mampu menembus dan melumpuhkan keamanan sistem komputer perusahaan tersebut. Salah satu pemainnya adalah Angelina Jolie berperan sebagai Kate Libby alias Acid Burn.</p>
<p>Pada tahun yang sama keluar pula film berjudul The Net yang dimainkan oleh Sandra Bullock sebagai Angela Bennet. Film tersebut mengisahkan bagaimana perjuangan seorang pakar komputer wanita yang identitas dan informasi jati dirinya di dunia nyata telah diubah oleh seseorang. Dengan keluarnya dua film tersebut, maka eksistensi terminologi hacker semakin jauh dari yang pertama kali muncul di tahun 1960-an di MIT.</p>
<p>==============================</p>
<p><strong>Manifesto dan Kode Etik Hacker</strong></p>
<p>==============================</p>
<p>Sebenarnya hacker memiliki manifesto dan kode etik yang menjadi patokan bagi hacker di seluruh dunia. Manifesto Hacker dibuat oleh seorang hacker yang menggunakan nickname The Mentor dan pertama kali dimuat pada majalah Phrack (volume 1 / issue 7 / 25 September 1986).</p>
<p><strong>Manifesto Hacker</strong> tersebut adalah:</p>
<p><em>Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami mendayagunakan sebuah sistem yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal. Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian menggelar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba meyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal. Ya, aku memang seorang criminal. Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Kejahatanku adalah karena menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kan kalian maafkan. Aku memang seorang hacker, dan inilah manifesto saya. Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.</em></p>
<p>Hacker juga memiliki kode etik yang pada mulanya diformulasikan dalam buku karya Steven Levy berjudul Hackers: Heroes of The Computer Revolution, pada tahun 1984.</p>
<p><strong>Kode etik hacker</strong> tersebut tertulis:</p>
<p>1.    Akses ke sebuah sistem komputer, dan apapun saja dapat mengajarkan mengenai bagaimana dunia bekerja,haruslah tidak terbatas sama sekali</p>
<p>2.    Segala informasi haruslah gratis</p>
<p>3.    Jangan percaya pada otoritas, promosikanlah desentralisasi</p>
<p>4.    Hacker haruslah dinilai dari sudut pandang aktifitas hackingnya, bukan berdasarkan standar organisasi formal atau kriteria yang tidak relevan seperti derajat, usia, suku maupun posisi.</p>
<p>5.    Seseorang dapat menciptakan karya seni dan keindahan di komputer</p>
<p>6.    Komputer dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.</p>
<p>==================</p>
<p><strong>Hacker dan Cracker</strong></p>
<p>==================</p>
<p>Sebenarnya secara lebih spesifik terminologi hacker telah dijelaskan dalam buku Hacker Attack karya Richard Mansfield tahun 2000. Menurut Mansfield, <strong><em>hacker didefinisikan</em> sebagai</strong> <em><strong>seseorang yang memiliki keinginan untuk melakukan eksplorasi dan penetrasi terhadap sebuah sistem operasi dan kode komputer pengaman lainnya, tetapi tidak melakukan tindakan pengrusakan apapun, tidak mencuri uang atau informasi. </strong>Sedangkan <strong>cracker adalah sisi gelap dari hacker dan memiliki kertertarikan untuk mencuri informasi, melakukan berbagai macam kerusakan dan sesekali waktu juga melumpuhkan keseluruhan sistem komputer.</strong></em></p>
<p>Perbedaan terminologi antar hacker dan cracker tersebut kini menjadi bias dan cenderung hilang sama sekali dalam perspektif media massa dan di masyarakat umum. Ada beberapa faktor penyebab hal tersebut:</p>
<p>1.    Para cracker tidak jarang menyebut diri mereka sebagai hacker</p>
<p>2.    Manifesto dan kode etik para hacker kerap pula dianggap sebagai manifesto dan kode etik bagi para cracker.</p>
<p>3.    Media massa menggunakan terminologi hacker secara salah kaprah dan hantam kromo</p>
<p>4.    Industri film mengangkat kehidupan hacker dari kacamata Hollywood</p>
<p>5.    Masyarakat melabelisasi kegiatannya menggunakan kata hacker agar lebih memiliki daya jual</p>
<p>Berdasarkan beberapa kondisi tersebut di atas, maka terminologi hacker memiliki pelebaran makna sedemikian rupa, sehingga kesalah-kaprahan kian hari kian menjadi-jadi. Setiap perilaku negatif yang dilakukan di Internet sering kali dikaitkan dengan istilah hacker, baik oleh media massa maupun masyarakat umum. Contohnya adalah pada paragraf pertama dan kedua tulisan ini. Perilaku men-defaced suatu situs nyata-nyata bukanlah modus operandi hacker. Hacker sejatinya tidak memiliki niatan atau tindakan yang sifatnya merusak.</p>
<p>Penggunaan kata hacker untuk sebuah acara party-party di café seperti contoh di atas juga merupakan satu bentuk pengaburan makna hacker yang sebenarnya. Acara HackersNight yang selalu digelar di café-café tersebut hanyalah merupakan ajang kumpul-kumpul pebisnis dotcom untuk bertukar kartu nama, menikmati hiburan dan bercengkerama hingga larut malam. Agak sulit jika ingin memperkirakan bahwa hacker yang sebenarnya akan menghadiri acara tersebut. Karena sejatinya seorang hacker kurang mau jati dirinya terekspos.</p>
<p>Berbeda bila kita berbicara mengenai ajang pertemuan hacker terbesar di dunia, Def Con, yang diadakan setahun sekali setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktifitas hacking. Para hacker dari seluruh dunia tidak segan-segan untuk muncul setahun sekali dalam Def Con tersebut karena disitulah mereka dapat merasakan berada di komunitas hacker yang sesungguhnya, bukan sekedar labelisasi saja.</p>
<p>Walhasil, melihat beberapa kondisi di atas, akhirnya mau tidak mau terjadi kompromi dalam penggunaan istilah hacker. Sebagian orang ada memilih istilah hacker dan cracker, ada yang lebih nyaman menggunakan istilah hacker putih dan hacker hitam dan ada pula yang tetap menggunakan kata hacker untuk semua perilaku kriminalitas di Internet. Karena hacker yang sejati lebih banyak diam, cracker sering menyatakan dirinya sebagai hacker dan masyarakat umum lebih familiar dengan istilah hacker, akhirnya mau tidak mau media massa harus mengikuti selera pasar dengan ikut-ikutan mengeneralisir terminologi hacker.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/03/16/sejarah-singkat-terminologi-hacker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengetahui Si Pengirim Email</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/03/14/mengetahui-si-pengirim-email/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/03/14/mengetahui-si-pengirim-email/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 13:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sadewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Herry Sadewo]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[melacak IP]]></category>
		<category><![CDATA[mengetahui IP]]></category>
		<category><![CDATA[pengirim email]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1167</guid>
		<description><![CDATA[Dhargombes senyum-senyum sendiri menatap layar monitor dekstopnya. Tersirat perasaan senang luar biasa ketika membaca email yang baru saja ia terima. Email ini bukanlah email yang selalu ditunggu-tunggu dari kekasih hatinya, Dewi Mlenuk yang berada nun jauh di sana, di kampung halamannya tercinta. Tapi isi email ini justru dikirimkan oleh seseorang yang ia sendiri pun belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dhargombes senyum-senyum sendiri menatap layar monitor dekstopnya. Tersirat perasaan senang luar biasa ketika membaca email yang baru saja ia terima. Email ini bukanlah email yang selalu ditunggu-tunggu dari kekasih hatinya, Dewi Mlenuk yang berada nun jauh di sana, di kampung halamannya tercinta. Tapi isi email ini justru dikirimkan oleh seseorang yang ia sendiri pun belum pernah mengenalnya. Isi email tersebut sebagai berikut,</p>
<p><span id="more-1167"></span>…….</p>
<p>Delivered-To: <strong>dhargombes@gmail.com</strong></p>
<p>Received: by 10.204.54.83 with SMTP id p19cs84007bkg;</p>
<p>        Sat, 6 Mar 2010 07:01:07 -0800 (PST)</p>
<p>Received: by 10.143.27.42 with SMTP id e42mr1641904wfj.234.1267887665615;</p>
<p>        Sat, 06 Mar 2010 07:01:05 -0800 (PST)</p>
<p>Return-Path: &lt;<strong>wongsugih@yahoo.co.id</strong>&gt;</p>
<p>Received: from smtp116.mail.sg1.yahoo.com (<strong>smtp116.mail.sg1.yahoo.com [195.229.236.219]</strong>)</p>
<p>        by mx.google.com with SMTP id 42si6741039pzk.32.2010.03.06.07.01.02;</p>
<p>        Sat, 06 Mar 2010 07:01:04 -0800 (PST)</p>
<p>Received-SPF: neutral (google.com: <strong>195.229.236.219 </strong>is neither permitted nor denied by best guess record for domain of <strong>wongsugih@yahoo.co.id</strong>) client-ip=<strong>195.229.236.219</strong>;</p>
<p><strong>From: &#8220;wongsugih&#8221; &lt;wongsugih@yahoo.co.id&gt;</strong></p>
<p><strong>To: &#8220;Dhargombes&#8221; &lt;dhargombes@gmail.com&gt;</strong></p>
<p><strong>Subject: Anda Berhak Mewarisi Aset Perusahaan Kami</strong></p>
<p><strong>Date: Sat, 6 Mar 2010 19:00:35 +0400</strong></p>
<p>Message-ID: &lt;000901cabd3d$c81ed900$585c8b00$@wongsugih@yahoo.co.id&gt;</p>
<p>MIME-Version: 1.0</p>
<p>Content-Type: multipart/mixed;</p>
<p>       boundary=&#8221;&#8212;-=_NextPart_000_000A_01CABD5F.4F307900&#8243;</p>
<p>X-Mailer: Microsoft Office Outlook 12.0</p>
<p>Thread-Index: Acq797WCiilXMHTiSCGnjgZttBIxJwBRZo8w</p>
<p>Content-Language: id</p>
<p>X-MS-TNEF-Correlator: 000000004525BDC0219B7B46863507F16AF2EEDFC4742500</p>
<p>……..</p>
<p>Saudara Dhargombes yang kami hormati,</p>
<p>Setelah mengamati kegiatan Anda selama ini, serta memperhatikan Anda, maka kami memutuskan untuk memberikan sebagian asset perusahaan kami yang berupa emas batangan yang tersimpan di salah satu bank ternama dan terpercaya di Eropa kepada Anda.</p>
<p>Sebagai bentuk konfirmasi kesediaan Anda dan untuk memastikan apakah Anda adalah benar orang yang kami tuju, mohon kiranya Anda mengirimkan data pribadi Anda berupa nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat tinggal, nomor telepon yang bisa dihubungi dan nomor rekening bank milik Anda yang aktif.</p>
<p>Segera setelah Anda mengirimkan data-data yang kami perlukan, maka kami akan melakukan segala bentuk administrasi yang terkait dengan pelimpahan asset tersebut.</p>
<p>Terima kasih</p>
<p>………</p>
<p>Tapi eit…tunggu dulu, darimana ya si pengirim email tau alamat email dhargombhes, kenapa ia yang terpilih untuk mewarisi harta yang sebegitu banyak untuk ukurannya, siapa sebenarnya pengirim email ini…, berbagai pertanyaan berputar-putar di kepalanya. Akhirnya, sebelum ia memutuskan untuk memberikan semua data diri yang diperlukan oleh si pengirim email, dengan sedikit pengalaman ngoprek komputer Dhargombes mencoba untuk sedikit melacak asal dari email yang diterimanya.</p>
<p>Cerita diatas hanyalah fiktif, namun bukan tidak mungkin hal ini terjadi dalam realitas keseharian kita dalam menggunakan teknologi surat-menyurat yang dinamakan email. Bahkan mungkin ada diantara kita yang pernah mendapatkan email atau mengalami kejadian serupa dengan yang dialami oleh Dhargombes diatas.</p>
<p>Electronic Mail, yang lebih umum disingkat email atau e-mail adalah suatu metode pertukaran pesan secara dijital. Sistem email berbasiskan pada model menyimpan dan mengirimkan, dimana sistem komputer penyedia email (mail server) bertugas menerima, menyimpan dan menyampaikan pesan atas nama pengguna (users) kepada pengguna lain yang terhubung ke mail server. Jadi pada intinya, yang pengguna email perlu lakukan hanyalah terhubung ke infrastruktur email, dalam hal ini mail server.</p>
<p>Sebuah pesan elektronik yang terdapat dalam sistem email terdiri dari dua komponen, yaitu kepala pesan (message header) dan isi pesan (message body), yang merupakan isi dari email itu sendiri. Message header berisi berbagai informasi yang terkait dengan pesan tersebut, seperti alamat email / IP pengirim, alamat email/IP penerima, judul dari pesan dan lain-lain.</p>
<p>Di era yang serba maju saat ini, email bukanlah barang yang langka, bahkan sedikit terdengar aneh jika ada orang yang belum tahu apa email itu, meskipun pada kenyataannya memang masih ada yang belum menggunakan email, bahkan belum tahu sama sekali apa email itu.</p>
<p>Dengan email, kita bisa mengirimkan/menerima berita, pesan, gambar bahkan video dalam waktu yang singkat. Kita tidak perlu lagi menunggu beberapa hari atau minggu hanya untuk mendapatkan balasan atas pesan/surat yang kita kirimkan, seperti yang pernah kita alami pada masa lalu.</p>
<p>Di balik manfaat teknologi email, ternyata email pun bak pisau bermata dua, bisa digunakan untuk kebaikan juga untuk tujuan yang tidak baik, seperti untuk menipu, berlaku curang, dsb. Bahkan tak sedikit para pengguna email saat ini yang sering menerima SPAM atau email sampah yang menyatakan dirinya mendapatkan hadiah sekian juta dolar atau menjadi pewaris harta dari sebuah keluarga kaya yang ditinggal mati pemiliknya seperti yang dialami oleh Dhargombes dalam kisah diatas.</p>
<p>Sebelum kita melangkah ke pokok pembahasan sesuai dengan judul diatas, sedikit akan diulas tentang alamat IP (Internet Protocol) dan pengelola IP di dunia.</p>
<p>Alamat IP diibaratkan seperti tanda pengenal yang menjadi sebuah identitas kita di internet, dan dengan alamat IP inilah kita dikenal di internet. Dengan mengetahui alamat IP ini misalnya, kita bisa mengetahui keberadaan pemilik IP tersebut, dengan menggunakan jasa bantuan dari pengelola IP.</p>
<p>Untuk mengetahui alamat IP Ethernet Card (NIC) komputer kita, bisa dengan mengetikan perintah melalui Command Prompt yang bisa diakses melalui <strong>Start -&gt; Program -&gt; Accessories -&gt; Command Prompt </strong>atau bisa dengan klik <strong>Start</strong> dan pada kolom <strong>Search</strong> ketikkan <strong>command prompt</strong>, lalu <strong>enter</strong> (cara pemanggilan command prompt ini agak sedikit berbeda sesuai dengan versi Windowsnya, namun semuanya mudah untuk dilakukan). Setelah konsol command prompt terbuka, untuk pengguna Windows 95 dan 98 ketikan <strong>winipcfg</strong>, untuk pengguna Windows 2000, XP, 2003, Vista dan Windows 7 ketikkan <strong>ipconfig</strong>, sedangkan untuk para pengguna Linux ketikkan <strong>ifconfig</strong>.</p>
<p>Pada contoh berikut saya menggunakan koneksi wireless dan coba mengetikan perintah <strong>ipconfig</strong> pada Windows Vista dan <strong>ifconfig</strong> pada Linux Ubuntu 9.10, dan hasilnya adalah sebagai berikut :</p>
<p><strong>Windows Vista :</strong></p>
<p>C:\Users\sadewo&gt;ipconfig</p>
<p>Windows IP Configuration</p>
<p>Wireless LAN adapter Wireless Network Connection :</p>
<p>Connection-specific DNS suffix …&#8230;    :</p>
<p>       Link-local IPv6 Address ……………    : fe80 : : 9f2 : a043 :  8e1 :  572%11</p>
<p>       IPv4 Address ……………………….    : <strong>192.168.1.3</strong></p>
<p>       Subnet Mask ………………………..    : <strong>255.255.255.0</strong></p>
<p>       Default Gateway ……………………    : 192.168.1.1</p>
<p><strong>Linux Ubuntu 9.10</strong> (distro apapun sama) <strong>:</strong></p>
<p>sadewo@sadewo-laptop:~$ ifconfig</p>
<p>………………………</p>
<p>wlan0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:15:af:4a:9e:ee </p>
<p>          inet addr:<strong>192.168.1.3</strong>  Bcast:192.168.1.255  Mask:<strong>255.255.255.0</strong></p>
<p>          inet6 addr: fe80::215:afff:fe4a:9eee/64 Scope:Link</p>
<p>          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1</p>
<p>          RX packets:17 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</p>
<p>          TX packets:37 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</p>
<p>          collisions:0 txqueuelen:1000</p>
<p>          RX bytes:2630 (2.6 KB)  TX bytes:6033 (6.0 KB)</p>
<p><em>Catatan : tanda titik-titik diatas merupakan pemotongan terhadap beberapa informasi yang tidak diperlukan namun ditampilkan oleh konsol di Linux</em>.</p>
<p>Ketika kita terhubung ke internet, penyedia jasa internet (Internet Sevice Provider, disingkat ISP) memberikan sebuah alamat IP kepada kita. Ketika saya melakukan hubungan ke internet, terlihat bahwa ISP memberikan alamat IP kepada saya berupa <strong>192.168.1.3 </strong>(seperti hasil pengecekan pada command prompt diatas). Alamat IP inilah yang membuat saya bisa dikenali dan berkomunikasi di internet.</p>
<p>Apakah dengan memiliki alamat IP atau mengetahui alamat IP orang lain dengan serta merta kita tahu siapa pemilik IP lawan bicara kita?, oh tentu saja tidak. Kita masih memerlukan bantuan dari pengelola internet yang menyimpan database seluruh alamat IP di dunia untuk mengetahuinya.</p>
<p>Secara garis besar, di internet terdapat 4 pengelola yang bertugas mengalokasikan dan meng-administrasi penggunaan alamat IP. Keempat pengelola ini disebut sebagai Regional Internet Registries (RIR), dan keempat pengelola tersebut adalah :</p>
<ol>
<li>ARIN (www.arin.net), mengelola wilayah Amerika Utara dan sub-Sharan Afrika.</li>
<li>APNIC (www.apnic.net), mengelola wilayah Asia Pasifik.</li>
<li>LACNIC (www.lacnic.net), mengelola wilayah Amerika Selatan dan Tengah serta Karibia.</li>
<li>RIPE NCC (www.ripe.net), mengelola wilayah Eropa dan Afrika Utara.</li>
</ol>
<p>Nah, untuk mengetahui pemilik alamat IP tersebut, kita bisa meminta bantuan keempat pengelola internet dunia tersebut sesuai dengan daerah teritorial yang mereka kelola. Lalu pertanyaan baru muncul, bagaimana jika kita tidak tahu dari wilayah mana pemilik alamat IP tersebut?. Jawabnya, gunakan saja ARIN di website <a href="http://www.arin.net/">www.arin.net</a>. Kenapa harus ARIN?, ini hanya karena alasan sejarah saja. Hal ini karena database whois milik ARIN pada umumnya merupakan titik awal sebagai tempat pencarian alamat IP.</p>
<p>Cerita tentang alamat IP seperti apa itu Private IP, Public IP, Domain Name server/Services, Subnet Mask, dan lain-lain mudah-mudahan bisa disampaikan pada tulisan yang lain.</p>
<p>Sekarang kita kembali lagi ke pokok bahasan sesuai dengan judul diatas. Untuk mengetahui siapa pengirim email tersebut, berikut ada tips kecil yang bisa dilakukan.</p>
<p>Pertama, kita harus mengetahui header dari email yang kita terima, karena di header inilah terdapat semua informasi tentang email tersebut. </p>
<p><strong>Untuk pengguna Webmail Providers (Penyedia webmail) bisa dilakukan dengan cara,</strong></p>
<p><strong>Untuk pengguna Gmail :</strong></p>
<ol>
<li>Log in ke Gmail.</li>
<li>Buka email/pesan untuk dilihat headernya.</li>
<li>Klik turun kebawah menuju ke tab  <strong>Reply</strong>, lihat pada sudut kanan atas tampilan pesan.</li>
<li>pilih <strong>Show original</strong>.</li>
</ol>
<p>Tampilan header secara utuh akan muncul pada window yang baru.</p>
<p><strong>Untuk pengguna Yahoo! Mail:</strong></p>
<ol>
<li>Log in ke akun  Yahoo! Mail.</li>
<li>Buka email/pesan untuk dilihat headernya.</li>
<li>Klik <strong>Full Headers</strong> pada bagian atas dari kolom pesan.</li>
</ol>
<p>Tampilan header secara utuh akan muncul pada window yang baru.</p>
<p><strong>Untuk pengguna Hotmail:</strong></p>
<ol>
<li>Log in ke akun Hotmail.</li>
<li>Klik  <strong>Options</strong> .</li>
<li>Pilih <strong>Mail</strong> dari menu yang ditampilkan di sebelah kiri.</li>
<li>Klik <strong>Mail Display Settings</strong>.</li>
<li>Di bawah <strong>Message Headers</strong>, pilih <strong>Advanced</strong>.</li>
<li>Klik <strong>OK</strong>.</li>
</ol>
<p>Tampilan header secara utuh akan muncul. Kembali ke inbox, dan buka pesan untuk dilihat header-nya.</p>
<p><strong>Untuk pengguna Email Clients bisa dilakukan dengan cara berikut,</strong></p>
<p><strong>Untuk pengguna Outlook 2007:</strong></p>
<ol>
<li>Buka/jalankan Outlook.</li>
<li>Buka pesan yang akan dilihat header-nya.</li>
<li>Klik tab <strong>Message</strong>, di bagian <strong>Options</strong> group, klik ikon <strong>Dialog Box Launcher</strong>.</li>
<li>Di bagian kotak dialog <strong>Message Options</strong> , header akan muncul pada <strong>Internet headers</strong> box.</li>
</ol>
<p><strong>Untuk pengguna Outlook versi awal:</strong></p>
<ol>
<li>Buka/jalankan Outlook.</li>
<li>Buka pesan yang akan dilihat header-nya.</li>
<li>Klik menu <strong>View</strong>, pilih menu <strong>Options&#8230;</strong>.</li>
</ol>
<p>Tampilan header secara utuh akan muncul pada window yang baru.</p>
<p><strong>Untuk pengguna Outlook Express:</strong></p>
<ol>
<li>Buka/jalankan Outlook Express.</li>
<li>Dari inbox, Pilih pesan yang mau ditampilkan header-nya.</li>
<li>Klik kanan pesan tersebut, dan pilih <strong>Properties</strong>.</li>
<li>Buka tab <strong>Details</strong> di dalam dialog box.</li>
</ol>
<p>Tampilan header secara utuh akan muncul dalam dialog box.</p>
<p> Sebagai contoh dalam kasus yang dialami oleh Dhargombes diatas, ia mendapatkan email dari seseorang yang bernama <strong>Wongsugih</strong>, dengan domain email <strong>yahoo.co.id</strong>. Lalu, apakah berarti si pengirim ini adalah orang Jawa dan berada di Indonesia?, belum tentu.</p>
<p>Dari header yang ditampilkan dalam email tersebut, si pengirim memiliki alamat IP <strong>195.229.236.219</strong> (lihat alamat IP yang dicetak tebal). Karena kita tidak yakin akan keberadaan si pengirim yang sebenarnya, maka kita gunakan jasa pengelola alamat IP ARIN di alamat http://www.arin.net. Pada bagian kanan atas tampilan halaman website ARIN, terdapat SEARCH WHOIS bar. Masukkan alamat IP pengirim ke bagian ini dan kita dapatkan hasilnya sebagai berikut :</p>
<pre><strong>OrgName:    RIPE Network Coordination Centre </strong></pre>
<pre>OrgID:      <a href="https://ws.arin.net/whois/?queryinput=O%20!%20RIPE">RIPE</a></pre>
<pre>Address:    P.O. Box 10096</pre>
<pre>City:       Amsterdam</pre>
<pre>StateProv: </pre>
<pre>PostalCode: 1001EB</pre>
<pre>Country:    NL</pre>
<pre> </pre>
<pre><strong>ReferralServer: whois://whois.ripe.net:43</strong></pre>
<pre> </pre>
<pre>NetRange:   <a href="https://ws.arin.net/whois/?queryinput=195.0.0.0">195.0.0.0</a> - <a href="https://ws.arin.net/whois/?queryinput=195.255.255.255">195.255.255.255</a></pre>
<pre>CIDR:       195.0.0.0/8</pre>
<pre>NetName:    <a href="https://ws.arin.net/whois/?queryinput=N%20.%20RIPE-CBLK3">RIPE-CBLK3</a></pre>
<pre>NetHandle:  <a href="https://ws.arin.net/whois/?queryinput=N%20!%20NET-195-0-0-0-1">NET-195-0-0-0-1</a></pre>
<pre>Parent:    </pre>
<pre><strong>NetType:    Allocated to RIPE NCC</strong></pre>
<pre>NameServer: NS-PRI.RIPE.NET</pre>
<pre>NameServer: NS3.NIC.FR</pre>
<pre>NameServer: SUNIC.SUNET.SE</pre>
<pre>NameServer: SNS-PB.ISC.ORG</pre>
<pre>NameServer: SEC1.APNIC.NET</pre>
<pre>NameServer: SEC3.APNIC.NET</pre>
<pre>NameServer: TINNIE.ARIN.NET</pre>
<pre><strong>Comment:    These addresses have been further assigned to users in</strong></pre>
<pre><strong>Comment:    the RIPE NCC region. Contact information can be found in</strong></pre>
<pre><strong>Comment:    the RIPE database at <a href="http://www.ripe.net/whois">http://www.ripe.net/whois</a></strong></pre>
<pre>RegDate:    1996-03-25</pre>
<pre>Updated:    2009-03-25</pre>
<pre> </pre>
<pre>RTechHandle: <a href="https://ws.arin.net/whois/?queryinput=P%20!%20RIPE-NCC-ARIN">RIPE-NCC-ARIN</a></pre>
<pre>RTechName:   RIPE NCC Hostmaster</pre>
<pre>RTechPhone:  +31 20 535 4444</pre>
<pre>RTechEmail:  search-ripe-ncc-not-arin@ripe.net</pre>
<pre> </pre>
<pre># ARIN WHOIS database, last updated 2010-03-13 20:00</pre>
<pre># Enter ? for additional hints on searching ARIN's WHOIS database.</pre>
<pre>#</pre>
<pre># ARIN WHOIS data and services are subject to the Terms of Use</pre>
<pre># available at https://www.arin.net/whois_tou.html</pre>
<p> </p>
<p>Ternyata, alamat IP tersebut tidak terdapat di dalam database-nya ARIN, dan ARIN merekomendasikan untuk menggunakan jasa pengelola alamat IP RIPE-NCC (lihat comment yang dicetak tebal).</p>
<p>Selanjutnya kita masuk ke website-nya RIPE-NCC di <a href="http://www.ripe.net/">http://www.ripe.net</a>. Dengan cara yang sama, kita masukkan alamat IP pengirim email tersebut search bar Whois-nya RIPE-NCC, dan didapat hasilnya sebagai berikut :</p>
<pre><em>% This is the RIPE Database query service.</em></pre>
<pre><em>% The objects are in RPSL format.</em></pre>
<pre>%</pre>
<pre><em>% The RIPE Database is subject to Terms and Conditions.</em></pre>
<pre><em>% See <a href="http://www.ripe.net/db/support/db-terms-conditions.pdf">http://www.ripe.net/db/support/db-terms-conditions.pdf</a></em></pre>
<pre><em>% Note: This output has been filtered.</em></pre>
<pre><em>%       To receive output for a database update, use the "-B" flag.</em></pre>
<pre><em>% Information related to '195.229.0.0 - 195.229.255.255'</em></pre>
<pre><strong>inetnum</strong><strong>:         195.229.0.0 - 195.229.255.255</strong></pre>
<pre><strong>org:             <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ORG-ETC1-RIPE&amp;inverse_attributes=org&amp;form_type=simple">ORG-ETC1-RIPE</a></strong></pre>
<pre><strong>netname:         AE-EMIRNET-971125</strong></pre>
<pre><strong>descr:           Emirates Telecommunications Corporation</strong></pre>
<pre>country:         AE</pre>
<pre>admin-c:         <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=AH1223-RIPE&amp;inverse_attributes=admin-c&amp;form_type=simple">AH1223-RIPE</a></pre>
<pre>tech-c:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=SAS88-RIPE&amp;inverse_attributes=tech-c&amp;form_type=simple">SAS88-RIPE</a></pre>
<pre>status:          ALLOCATED PA</pre>
<pre>mnt-by:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=RIPE-NCC-HM-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-by&amp;form_type=simple">RIPE-NCC-HM-MNT</a></pre>
<pre>mnt-lower:       <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-lower&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>mnt-routes:      <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-routes&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>source:          RIPE # Filtered</pre>
<pre><strong>organisation</strong>:    ORG-ETC1-RIPE</pre>
<pre><strong>org-name:        Emirates Telecommunications Corporation</strong></pre>
<pre><strong>org-type:        LIR</strong></pre>
<pre><strong>address:         Emirates Telecommunications Corporation - Etisalat</strong></pre>
<pre><strong>                Sultan Al Shamsi</strong></pre>
<pre><strong>                P.O. Box 93939</strong></pre>
<pre><strong>                93939 Dubai</strong></pre>
<pre><strong>                United Arab Emirates</strong></pre>
<pre>phone:           +971 4 3717117</pre>
<pre>phone:           +971 4 3717272</pre>
<pre>fax-no:          +971 4 2178537</pre>
<pre>fax-no:          +971 4 2959876</pre>
<pre>e-mail:          admin@nic.ae</pre>
<pre>admin-c:         <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=AH1223-RIPE&amp;inverse_attributes=admin-c&amp;form_type=simple">AH1223-RIPE</a></pre>
<pre>admin-c:         <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=SAS88-RIPE&amp;inverse_attributes=admin-c&amp;form_type=simple">SAS88-RIPE</a></pre>
<pre>mnt-ref:         <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-ref&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>mnt-ref:         <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=RIPE-NCC-HM-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-ref&amp;form_type=simple">RIPE-NCC-HM-MNT</a></pre>
<pre>mnt-by:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=RIPE-NCC-HM-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-by&amp;form_type=simple">RIPE-NCC-HM-MNT</a></pre>
<pre>source:          RIPE # Filtered</pre>
<pre> </pre>
<pre><strong>person</strong><strong>:          Abdulla Hashim</strong></pre>
<pre><strong>address:         Emirates Telecommunication Corporation</strong></pre>
<pre><strong>address:         P.O. Box 1150, Dubai, UAE</strong></pre>
<pre>phone:           +971 4 2025510</pre>
<pre>fax-no:          +971 4 2948300</pre>
<pre>e-mail:          lir@nic.ae</pre>
<pre>remarks:         For any kind of abuse orignating from our network please</pre>
<pre>remarks:         email abuse@emirates.net.ae</pre>
<pre>nic-hdl:         AH1223-RIPE</pre>
<pre>mnt-by:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-by&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>source:          RIPE # Filtered</pre>
<pre> </pre>
<pre><strong>person</strong><strong>:          Sultan Al Shamsi</strong></pre>
<pre><strong>address:         Emirates Telecommunications Corporation</strong></pre>
<pre><strong>address:         P O Box 1150, Dubai, UAE</strong></pre>
<pre>phone:           +971 4 2025510</pre>
<pre>fax-no:          +971 4 2948300</pre>
<pre>e-mail:          lir@nic.ae</pre>
<pre>remarks:         For any kind of abuse orignating from our network please</pre>
<pre>remarks:         email abuse@emirates.net.ae</pre>
<pre>nic-hdl:         SAS88-RIPE</pre>
<pre>mnt-by:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-by&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>source:          RIPE # Filtered</pre>
<pre><em>% Information related to '195.229.0.0/16AS5384'</em></pre>
<pre><strong>route</strong>:           195.229.0.0/16</pre>
<pre>descr:           Emirates Telecommunications Corporation</pre>
<pre>descr:           P.O. Box 1150, Dubai, UAE</pre>
<pre>origin:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=AS5384&amp;inverse_attributes=origin&amp;form_type=simple">AS5384</a></pre>
<pre>remarks:         For any kind of abuse orignating from our network please</pre>
<pre>remarks:         email abuse@emirates.net.ae</pre>
<pre>mnt-by:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-by&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>source:          RIPE # Filtered</pre>
<pre><em>% Information related to '195.229.192.0/18AS5384'</em></pre>
<pre><strong>route</strong>:           195.229.192.0/18</pre>
<pre>descr:           Emirates Telecommunications Corporation</pre>
<pre>descr:           P.O. Box 1150, Dubai, UAE</pre>
<pre>origin:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=AS5384&amp;inverse_attributes=origin&amp;form_type=simple">AS5384</a></pre>
<pre>remarks:         For any kind of abuse orignating from our network please</pre>
<pre>remarks:         email abuse@emirates.net.ae</pre>
<pre>mnt-by:          <a href="http://www.db.ripe.net/whois?searchtext=ETISALAT-MNT&amp;inverse_attributes=mnt-by&amp;form_type=simple">ETISALAT-MNT</a></pre>
<pre>source:          RIPE # Filtered</pre>
<p> </p>
<p>Bingo, ternyata si pengirim email bukan berasal dari Indonesia apalagi pulau jawa. Ternyata email tersebut dikirimkan dari negeri yang jauh ribuan kilometer dari negeri Dhargombes, negeri yang bernama United Arab Emirates, tempat Dhargombes saat ini menjemput rejeki. Nah, selanjutnya jika Dhargombes mau lebih detail melacak keberadaan si pengirim email ini, ia bisa menghubungi nomor kontak/email pengelola ISP tersebut.</p>
<p>Terlihat cara ini agak berbelit-belit, tapi ini tidak sulit dilakukan. Sengaja ditampilkan cara yang tanpa menggunakan tools atau software whois yang banyak beredar di internet, sehingga tidak perlu melakukan instalasi program ke komputer. Namun bagi yang ingin memanfaatkan software whois, silahkan saja.</p>
<p style="text-align: center;">000</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/03/14/mengetahui-si-pengirim-email/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

