-
Tembok 2: Marah yang tak terkendali
Posted on January 9th, 2010 No comments
Anakku sekalian…, keinginan yang tak terkendali akan mengarah pada pemborosan sumber daya, artinya sumber daya terbatas yang dimiliki tidak diaplikasikan tepat guna. Pada akhirnya hajatan utama untuk meraih cita-cita terbentur karena kurangnya sumber daya, ibarat sebuah tembok yang sangat tebal terbuat dari besi baja, membendung laju kehidupan kita.“Nafsu keinginan tak pernah terpuaskan dengan menikmati objek keinginan itu, karena ia akan tumbuh semakin besar, seperti api yang dituangi bahan baker” demikian dinyatakan dalam Manusmerti II.94
“Guru, terimakasih banyak dengan penjelasan guru yang sangat gamblang, kini kami mengerti kenapa keinginan yang tak terkendali itu bisa menjadi sebuah penghalang yang hebat, bagaimana dengan tembok penghalang berikutnya…?
“Ananda.. tembok berikutnya adalah marah/krodha yang tidak terkendali, kemarahan adalah nafsu yang terbentuk dari guna rajas yang sangat merusak dan berdosa, oleh karenanya mereka sering disetarakan dengan musuh dalam diri manusia” Read the rest of this entry »
-
Enam Tembok Penghalang Kesuksesan
Posted on November 2nd, 2009 No commentsTembok 1: Keinginan yang tak terkendali
Seperti biasa pagi itu setelah melakukan sembahyang/meditasi bersama, Sang Guru Jati berkumpul bersama para muridnya di Bale Gede yang terbuat dari kayu berukir indah sekali, ornamen ukiran yang dihiasi dengan motif bunga-bunga yang sedang mekar, berpadu dengan motif dedaunan yang dikombinasikan dengan warna-warna alami. Disetiap pilar tampak ukiran tumbuhan rambat dimana beberapa burung bertengger mesra bersama kawan-kawannya,tampak sangat sedap dipandang mata. Read the rest of this entry »
-
Waktu dan Prioritas
Posted on July 28th, 2009 No commentsDi sudut kota ada sebuah bangunan yang megah, berdiri gagah menjulang langit. Bangunan ini terdiri dari 11 lantai, setiap lantai terdapat 12 kamar dan satu ruang rapat yang luas dan indah, penuh dengan dekorasi benda-benda langka yang dikombinasikan dengan warna-warni alami membuat setiap mata memandang jadi takjub.
Hari ini di dalam ruang rapat tersebut akan diadakan pertemuan stake holders sebuah perusahaan yang memegang peran penting dalam percaturan ekonomi di negara itu. Perusahaan ini adalah perusahaan multinasional yang sahamnya dimilliki oleh para investor dari berbagai negara di Benua Eropah yang bekerjasama dengan para investor local.
Rapat dijadwalkan mulai pukul 10:00 pagi. Satu persatu para petinggi di perusahaan itu datang, hingga waktu menunjukkan pukul 10:00 tepat, semua kursi yang tersedia telah penuh kecuali satu kursi utama. Sebenarnya ada dua kursi utama di sana, yang selalu di pakai oleh pemilik saham terbesar dari Benua Eropah (Mr. Robert) dan pemilik saham terbesar dari dalam negeri (Mr. Mahaartha) dikenal pula dengan nama Mr. Artha
Rapat terpaksa ditunda beberapa menit karena menunggu Mr. Artha, semua orang tampak mulai gelisah manakala waktu telah menunjukkan pukul 10:30 belum juga ada tanda-tanda kemunculan Mr. Artha. Tepat pukul 10:35 barulah beliau datang dengan pakaian khas daerahnya diiringi oleh dua orang body guard.
“Good morning gentlemen”
Good morning…
Mahaartha langsung menuju kursi utama dan tidak lupa dia melepas senyuman sambil menjabat tangan rekan bisnisnya pada Robert.
Robert membalas senyuman Artha sambil bertanya lembut:
Robert: Mr. Artha, have you ever been traveling with aeroplane..?
Mahaartha: Yes of course, why…?
Robert: Have you ever been late to flight…?
Mahaartha: No I have not.
Robert: Yes almost 99% people who use to flight they are never late.
Artha: Yes you are right
Robert: Any body know why they never late…?, or very rare the people late to flight..? (semua hadirin terdiam saling pandang sambil memutar otak untuk menemukan jawaban pertanyaan Robert).
Robert: “In my opinion, they are/we are never late to flight because we put them in the first priorities/ we think it’s very important for us.
If you think that this meeting is very important for you and you put them in the first priority, so none of you will be late. We will not lose our time more than 30 minutes.
Percakapan di atas hanyalah salah saju kejadian yang mengungkapkan kekecewaan seorang insan karena rekan bisnisnya datang terlambat.
Nyatanya di dalam kehidupan kita sehari-sehari seringkali kita mendapati beberapa orang atau kita sendiri sering terlambat untuk menghadiri suatu acara misalnya: Pesta pernikahan seorang sahabat, Pesta Ulang Tahun kerabat, Syukuran atas keberhasilan seroang teman, Rapat penting
Disadari atau tidak kita cendrung memiliki mindset bahwa: undangan itu bukan suatu prioritas utama, tentu hal ini akan sangat mempengaruhi kelangsungan acara dari suatu pesta atau perayaan, apalagi anda adalah orang yang ditunggu oleh sang punya acara. Seperti Mr. Mahaartha dalam cerita di atas.
Bagi orang barat waktu sangatlah penting, “Time is money” (Waktu adalah uang) demikian mereka melukiskan betapa berharganya waktu itu.
Untuk mengerti betapa berharganya sang waktu setahun tanyakan pada seorang siswa yang gagal ujian masuk perguruan tinggi negeri.
Untuk mengerti betapa berharganya waktu sebulan tanyakan pada ibu yang melahir bayi premature
Untuk mengerti betapa berharganya waktu sejam tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat.
Untuk mengerti betapa berharganya waktu semenit tanyakan pada orang yang lepas dari musibah
Untuk mengerti betapa berharganya waktu sedetik tanyakan pada para atlet yang gagal meraih posisi puncak terutama lari jarak pendek, para pembalap fomula 1.
Demikian berharganya sang waktu oleh karenanya, marilah kita biasakan diri kita untuk menepati waktu, tempatkan mereka sebagai prioritas dan sebagai hal yang penting seperti kita mau bepergian naik pesawat terbang.
-
Avoid bringing in banned items
Posted on March 16th, 2008 No comments03/15/2008 07:47 PM | By Bassma Al Jandaly, Staff Reporter
Dubai: If you are coming into the UAE there are certain things which you should not bring with you.
Since the UAE is an Islamic country, certain religious pamphlets are not allowed.
Pornographic material is of course prohibited even if the CDs, videos or films are for your personal viewing.
There are strict copyright laws enforced in the UAE. So any pirated videos, CDs, audiotapes or illegal computer software will be confiscated. Bringing in fireworks is also not allowed.
Some prohibited items:
- It is illegal to bring oil paintings, books, magazines and sculptures that do not adhere to the religious and moral values of the country.
- Counterfeit currency will land you in jail.
- It is illegal to bring in ivory items.
- Any harmful or radioactive substances are also banned.
- Do not exceed the airport duty free allowance: 2,000 cigarettes and 400 cigars. The allowance is 2 litres of spirits and 2 litres of wine for non-Muslims.
- It is illegal to bring in alcohol via Sharjah Airport.
- Laser pens or laser emitting devices are not allowed.
- Some over the counter medicines (OTC) are prohibited and for which you will need your doctor's prescription.
- All kinds of weapons and ammunition.
- Chemical and organic fertilisers are not allowed.
- Seeds and agricultural arboretums are banned.
- Telecommunication equipment such as certain types of telephones, two-way radios and communication devices.
- Any endangered species.
-
RAHASIA SI UNTUNG
Posted on June 15th, 2007 No commentsAnda pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan
dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung
terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek
yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si
Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari
Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba
menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda
juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata
beruntung itu ada ilmunya.








Komentar Pengunjung