<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indo-Emirates</title>
	<atom:link href="http://www.indo-emirates.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indo-emirates.org</link>
	<description>Forum Silahturahmi Masyarakat Indonesia di Ruwais - Abu Dhabi - UAE</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 16:08:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Komunikasi: Jembatan Emas Menuju Sukses</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/07/22/komunikasi-jembatan-emas-menuju-sukses/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/07/22/komunikasi-jembatan-emas-menuju-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 16:08:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>made mariana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Made Mariana]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Beach]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1247</guid>
		<description><![CDATA[Salam Sejahtera dan Sukses Selalu
Sejak dulu saya sering bertanya-tanya dalam diri: mengapa ada banyak orang yang memiliki potensi tinggi tidak mampu melejit mencapai puncak karir dalam hidupnya. Padalah kalau kita lihat dari kompetensi yang dimilikinya, boleh dikatakan dia di atas rata-rata. Di lain sisi, banyak juga orang yang memiliki kemampuan yang sedang-sedang saja, namun dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Sejahtera dan Sukses Selalu</p>
<div id="attachment_1249" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a class="highslide img_1" href="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/07/communication.jpg" onclick="return hs.expand(this)"><img class="size-full wp-image-1249" title="communication" src="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/07/communication.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">komunikasi</p></div>
<p>Sejak dulu saya sering bertanya-tanya dalam diri: mengapa ada banyak orang yang memiliki potensi tinggi tidak mampu melejit mencapai puncak karir dalam hidupnya. Padalah kalau kita lihat dari kompetensi yang dimilikinya, boleh dikatakan dia di atas rata-rata. Di lain sisi, banyak juga orang yang memiliki kemampuan yang sedang-sedang saja, namun dia mampu melejit mencapai puncak karir.</p>
<p>Ketika saya sedang asyik duduk di pinggir <em>ADNOC Beach</em> melamunkan tentang kejadian ini, tempat di mana para karyawan <em>ADNOC</em> biasanya bersantai di kala libur, tiba-tiba ada sederet kalimat muncul dalam benak saya, “Bila diibaratkan sebuah emas dan berlian, bila emas dan berlian itu disimpan di suatu tempat rahasia, di mana tidak ada orang yang tahu, maka emas dan berlian itu tidak mampu mendatangkan manfaat bagi manusia”.<span id="more-1247"></span></p>
<p>Demikian pula orang dengan multi talenta, bila tidak  bertemu dengan orang yang memerlukan, maka talentanya tidak bisa dioptimalkan untuk meraih sukses dalam hidupnya. Karena sejatinya manusialah makhluk kunci peradaan di bumi ini. Manusia yang mendirikan perusahaan, manusia yang menjadi <em>supplier</em>, yang menjadi pelanggan, yang memperkerjakan tenaga-tenaga berkompeten. Oleh karenanya, <strong>orang yang memiliki multi talenta mesti diketahui oleh orang yang membutuhkan sehingga dia memiliki ruang untuk mengembangkan talentanya</strong>.</p>
<p>Bagaimanakah caranya agar orang mengetahui kompetensi kita…? Mesti ada orang yang memberitahu, bisa kita sendiri atau melalui orang lain. Dengan kata lain a<span style="text-decoration: underline;">da yang mengkomunikasikannya ke orang yang membutuhkan tadi</span>.</p>
<p>Jadi yang menjadi kata kuncinya adalah, “<strong>komunikasi</strong>“. Apa sih komunikasi itu?…</p>
<p>Menurut<em> progress management consultants: communication is the process of giving, receiving, or exchanging of information, opinions, feelings or ideas by speech, writing or visual means or a combination of the three.</em></p>
<p>(Komunikasi adalah proses memberi, menerima atau bertukar informasi, pendapat, perasaan atau ide melalui perkataan, tulisan atau alat-alat peraga atau melalui kombinasi ketiganya)</p>
<p>Komunikasi memegang peran penting bagi kita untuk membantu mewujudkan hubungan yang sehat dan penuh penghargaan baik di dunia kerja, sosial, dan keluarga. Oleh karenanya kita mesti memiliki keahlian berkomunikasi yang baik.</p>
<p>Untuk mencapai komunikasi yang baik perlu dilakukan dengan <strong>JEBPLES</strong> yaitu: Jelas, Benar, Penuh Pertimbangan, Lengkap dan Singkat. Selain itu, berkomunikasi  mesti memperhatikan: <strong><em>5 W &amp; H</em></strong><em> (Whom, Who, What, When, Where and How)</em></p>
<ol>
<li><em>Whom</em>: Siapa yang diajak berkomunikas.</li>
<li><em>Who</em>: Siapa yang akan mengkomunikasikan.</li>
<li><em>What</em>: Apa isi yang tepat untuk dikomunikasikan.</li>
<li><em>When</em>: Kapan waktu yang tepat untuk berkomunikas.</li>
<li><em>Where</em>: Dimana lokasi yang tepat untuk mengkomunikasikan      pesan tersebut.</li>
<li><em>How</em>: Bahasa, media, style yang dipakai untuk berkomunikas.</li>
</ol>
<p><strong>Kemampuan berkomunikasi adalah salah satu bentuk dari kecerdasan emosi (<em>EQ, Emotional Quotient</em>), banyak para psikolog percaya bahwa <em>EQ</em> memiliki kontribusi yang lebih besar untuk meraih sukses dalam kehidupan kita dibandingkan dengan kecerdasan otak (<em>IQ, Intelligent Quotient)</em></strong>. Simak pendapat Daniel Goleman dalam bukunya “Emotional Intelligence<em>“. </em>IQ hanya menyumbangkan sekitar 20% sementara EQ memberi kontribusi  sebesar 80% bagi kesuksesan kita. Tak mengherankan bila paket-paket pelatihan <em>Success Through Emotional Intelligence</em> sangat laku di pasaran walaupun dipatok dengan harga yang cukup mahal.</p>
<p>Kelihaian berkomunikasi dibutuhkan sejak awal menuliskan lamaran, membuat CV, test wawancara, untuk meyakinkan <em>employer</em> tentang kualifikasi kita. Saat diterima bekerja menjadi seorang karyawan atau karyawati, peran komunikasi pun tidak kalah penting untuk menjaga hubungan baik dengan atasan, dengan rekan kerja, dengan bawahan, dengan pelanggan, dengan <em>supplier</em>. Agar para <em>stake holder</em> memahami dengan baik kemampuan kita, diperlukan kemampuan berkomunikasi yang baik.</p>
<p>Kalo kita perhatikan, tidak ada satu pun pemimpin dunia, politikus ulung, pebisnis, negosiator, pengacara, artis yang tidak memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Barack Obama misalnya,mampu menjadi presiden Amerika Serikat walaupun berasal dari kalangan kulit hitam. Salah satu sebab utamanya , arena Obama memiliki kemampuan komunikasi yang luar biasa. Dia mampu meyakinkan <em>public</em> Amerika tentang kemampuannya membawa AS menuju masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Menurut Prof. Hembing, jika “organisasi” diumpamakan tubuh  manusia, maka komunikasi adalah jantungnya. Dengan komunikasi itulah, manusia membentuk komunitas-komunitas yang antara lain berupa sebuah organisasi yang pada gilirannya berupaya mewujudkan sukses.</p>
<p><strong>Untuk memenangkan persaingan kita perlu <em>trust</em> dan <em>belief</em></strong>. Keduanya bisa didapatkan bila kita memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Orang lain mengetahui kemampuan kita  setelah mereka menyaksikan bukti nyata melalui:</p>
<ol>
<li><em>Appearance</em> : Penampilan</li>
<li><em>Words</em>: Perkataan</li>
<li><em>Tone</em>: Nada bicara</li>
<li><em>Actions</em>: Apa yang anda lakukan</li>
<li><em>Behavior</em>: Bagaimana anda melakukannya</li>
<li><em>Reaction of others</em>: Respon orang lain kepada kita</li>
<li><em>Results</em>: Pencapaian atau Prestasi</li>
</ol>
<p>Jadi bila kita ingin sukses di bidang kita masing-masing, maka kemampuan berkomunikasi yang baik adalah hal yang mutlak untuk dimiliki.</p>
<p>Salam Sukses Selalu!</p>
<p><strong><em>Made Mariana</em></strong>/Abu Dhabi (http://www.singaraja.wordpress.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/07/22/komunikasi-jembatan-emas-menuju-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ringkasan Seminar Koperasi</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/07/14/ringkasan-seminar-koperasi/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/07/14/ringkasan-seminar-koperasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 17:59:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>made mariana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Emirates]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Made Mariana]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1244</guid>
		<description><![CDATA[Seminar dengan tema; “Koperasi Mitra Usaha Anda” berjalan dengan lancar seperti yang direncanakan.
Acara dimulai dengan ucapan selamat datang oleh Moderator (Made) kepada para peserta  seminar.  Kemudian mempersilahkan Bapak Arif untuk memberikan sambutan selaku pinpinan Indo-Emirates sekaligus membuka acara seminar.
Seminar yang digagas oleh seksi usaha-indo-emirates diawali dengan presentasi dari Seksi Usaha yang dibawakan oleh Bapak Sabar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seminar dengan tema; “Koperasi Mitra Usaha Anda” berjalan dengan lancar seperti yang direncanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara dimulai dengan ucapan selamat datang oleh Moderator (Made) kepada para peserta  seminar.  Kemudian mempersilahkan Bapak Arif untuk memberikan sambutan selaku pinpinan Indo-Emirates sekaligus membuka acara seminar.</p>
<p style="text-align: justify;">Seminar yang digagas oleh seksi usaha-indo-emirates diawali dengan presentasi dari Seksi Usaha yang dibawakan oleh Bapak Sabar Riyanto, dengan memaparkan peluang-peluang bisnis yang bisa kita garap kedepan guna menyalurkan minat usaha dari setiap anggota indo-emirates. Baik peluang yang ada di dalam indo-emirates sendiri maupun dari luar Indo-emirates di tanah air maupun di luar negeri. Lebih lengkapnya bisa disimak pada file pdf presentasi beliau (attachment file)<span id="more-1244"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan berstatus sebagai karyawan, dimana sebagian besar waktu tercurah untuk menyelesaikan tugas-tugas di tempat kerja, sangatlah sulit bagi mereka para karyawan untuk meluangkan waktunya terjun langsung berwirausaha. Apalagi usaha itu ingin dibangun di tanah air Indonesia tercinta, sementara kita berada di Ruwais – Abu Dhabi. Untuk membantu masyarakat Indonesia di Ruwais yang berminat untuk berusaha maka Seksi Usaha menawarkan untuk membangun sebuah Koperasi yang mampu menjembatani keinginan para karyawan yang ingin memiliki usaha diluar tempat kerja tanpa mengganggu aktivitas kerjanya. Koperasi bertujuan mensejahterakan anggotanya. Pada intinya koperasi ini adalah membangun usaha bersama untuk mencapai tujuan bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memahami  cara kerja secara bersama-sama untuk meraih tujuan yang sama, panitia seminar menghadirkan pembicara yang telah sukses membangun usaha secara bersama baik di tanah air yang dibawakan oleh Bapak Toni Usman mewakili TIME Brothers. Dan Bapak Bambang dan Bapak Ihsan Tohari mewakili Rumah Makan Sari Rasa (Abu Dhabi)</p>
<p style="text-align: justify;">Bapak Toni menceritakan bagaimana perjalanan kelompoknya yang penuh dengan lika-liku hingga menemukan format usaha yang mendatangkan keuntungan seperti yang diharapkan, bahkan mungkin lebih. Menjalankan usaha secara bersama dibutuhkan komitmen yang kuat bagi setiap individu. Kepercayaan/trust harus dibangun sedini mungkin dan dipelihara sehingga menjadi modal yang kuat dalam menjalankan serta mengembangkan usaha kedepannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau berkenan berbagi pengalaman tentang bagaimana membangun usaha pencucian jean, membangun indo-maret, membangun usaha emping, dll. Mereka terinspirasi oleh teman-temannya di Kuwait yang berhasil membangun usaha bersama. Dengan menyisihkan uang sebesar 1,000 Dhs setiap bulannya mereka mengawali kerjasama untuk mendapatkan modal usaha.  Menurutnya kunci sukses membangun usaha bersama adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Kepercayaan</li>
<li>Kemufakatan (segala sesuatu didiskusikan bersama)</li>
<li>Kreativitas; setiap anggota yang pulang cuti kemudian datang membawa ide dan didiskusikan bersama, selanjutnya dieksekusi bila semua anggota setuju</li>
<li>Loyalitas dari setiap anggota untuk mempertahankan kebersamaan dan mengembangkan usaha.</li>
<li>Pandai dalam memilih orang/rekrut orang yang tepat.</li>
<li>Pandai dalam memilih jenis usaha yang pas.</li>
<li>dll</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Bapak Bambang dan pak Tohari  Berkenan berbagi pengalaman tentang bagaimana seluk beluk dan lika liku membangun usaha di luar negeri. Dalam presentasinya beliau yang mengaku murid dari Robert T. Kyosaki, selalu berusaha mengimplementasikan pesan-pesan sang Guru.</p>
<p style="text-align: justify;">Berusaha untuk senantiasa bergerak mengikuti 4 kwadran financial menuju bebas financial, uang bekerja untuk kita, dari menjadi karyawan kemudian mengkaryakan diri sendiri (pekerja lepas) kemudian menjadi pengusaha, selanjutnya menjadi investor.</p>
<p style="text-align: justify;">Bapak Bambang menjelaskan bahwa membangun usaha di Abu Dhabi prosedurnya sangat ketat dan melewati banyak proses, serta memakan waktu cukup lama. Namun kelebihannya adalah clean government. Tidak ada sogok menyogok. Tapi dibutuhkan kesabaran yang kuat. Lebih detail tentang paparan beliau bisa dibaca para file pdf berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sesi tanya jawab; </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Toni usman ( TIME Brothers )</p>
<p style="text-align: justify;">1. Usaha waralaba ( franchise ) mini market Indomaret</p>
<p style="text-align: justify;">Ada 2 pola utk franchise Indomaret ;</p>
<p style="text-align: justify;">1- membangun dari awal,</p>
<p style="text-align: justify;">2   mengambil alih (take over ) usaha yg telah jadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Utk take over, harganya beragam tergantung kondisi usaha, kalau bisnisnya bagus, mahal juga harga take over nya. Kita bisa pula menjual usaha kita utk di take over org lain, dg syarat, minimal telah berdiri  1 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk biaya, pola membangun dari awal lebih murah dibanding membeli usaha yg telah jadi</p>
<p style="text-align: justify;">Syarat utk buat usaha ;</p>
<p style="text-align: justify;">-          harus punya badan hukum resmi</p>
<p style="text-align: justify;">-          menyediakan modal awal, pengelolaan oleh manajemen indomaret</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk break event Point ( BEP) , perkiraan sekitar 3-4 thn, modal awal akan kembali</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan franchisee Indomaret, kita akan membuat kontrak selama 5 thn, dimana kita hanya terlibat pendanaan awal, utk operasional sehari2 dilakukan oleh manajemen Indomaret. Setiap bulan Indomaret akan mengirimkan pada kita ( investor )laporan penjualan dan laporan rekening Koran, bilamana telah ada laba yg kita dapatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain pola franchise utk pengelolaan mini market, bisa juga dg pola bagi hasil 60-40, dalam arti investor dapat 60 bagian dan pengelola usaha 40 bagian. Investor menyediakan modal awal dan dana operasional.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Restoran Sari rasa ( pak Bambang &amp; Ihsan tohari )  Buat usaha di UAE</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk usaha di UAE, disyaratkan kita harus mempunyai partner local ( penduduk asli UAE ). Ada beberapa pola kerjasama dg pihak local sesuai peraturan hukum UAE. Harus bisa menjaga keharmonisan hubungan bisnis dg partner local.</p>
<p style="text-align: justify;">Restoran Sari Rasa bisa bertahan dan maju dibanding restoran Indonesia lain nya di Abu Dhabi karena memiliki strategi tersendiri dan dikelola secara manajemen modern, kuncinya ialah pada tukang masak yg memang ahli , bisa mendapatkan suplai bahan baku dg baik, pengelolaan karyawan dg pola kekeluargaan dan pelayanan konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Utk pengelolaan restoran harus mengikuti standar kesehatan yg bagus karena ada pemeriksaan berkala dari pemerintah Abu Dhabi, bila melanggar bisa dapat sangsi</p>
<p style="text-align: justify;">Restoran Sari rasa didirikan oleh beberapa orang Indonesia di Abu Dhabi, dan harus ada salah seorang yg terjun langsung dan penuh waktu dalam pengelolaan usaha sehari hari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">3. Koperasi oleh pak Eri.</p>
<p style="text-align: justify;">Koperasi menurut peraturan hukum Indonesia , didirikan oleh minimal 20 org anggota dan dikelola oleh minimal 3 orang pengurus dan diawasi oleh dewan pengawas.</p>
<p style="text-align: justify;">Warga Indo emirate, bisa membuat koperasi dg mengacu pada peraturan Indonesia dengan relasi pihak KBRI Abu Dhabi .</p>
<p style="text-align: justify;">Teknis penjelasan koperasi ada pada presentasi terlampir.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berikut Susunan Panitia Seminar Koperasi</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="115" valign="top">Pinpinan IE</td>
<td width="378" valign="top">Arief BS</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Ketua</td>
<td width="378" valign="top">Sabar Riyanto</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Moderator</td>
<td width="378" valign="top">Made Mariana</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Notulen</td>
<td width="378" valign="top">Hendra Messa</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Perlengkapan</td>
<td width="378" valign="top">Isep Tri Wahyudi</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Dokumentasi</td>
<td width="378" valign="top">Dicky Supiandie</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Pembicara</td>
<td width="378" valign="top">
<ol>
<li>Sabar Riyanto “Peluang  Bisnis di IE”</li>
<li>Mochamad Ery Irwansyah “Koperasi”</li>
<li>Toni Usman (Owner TIME Brothers)</li>
<li>Bambang  (Owner Sari Rasa)</li>
<li>Ihsan Tohari (Owner &amp; Manager Sari Rasa)</li>
</ol>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/07/14/ringkasan-seminar-koperasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Kang Jaya Komarodin Cholic Akan Terbit &#8211;  TAMASYA KE MASJID</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/06/04/buku-kang-jaya-komarodin-cholic-akan-terbit-tamsya-ke-masjid/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/06/04/buku-kang-jaya-komarodin-cholic-akan-terbit-tamsya-ke-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 07:08:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1235</guid>
		<description><![CDATA[Setelah Jenny Ervina, buruh migran di Taiwan asal Petir, Serang-Banten, satu lagi buruh migran asal Banten &#8211; Bogor (Indonesia) menulis buku. Penulis bekerja sebagai buruh migrant di Persatuan Emirat Arab. Jaya Komarodin Cholic alias Lawang Bagja, namanya.
Dia menulis buku TAMSYA KE MASJID. Kata Jaya, &#8220;Buku Ini adalah bagian dari gerakan mengepung masjid! Di Banten dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Setelah Jenny Ervina, buruh migran di Taiwan asal Petir, Serang-Banten, satu lagi buruh migran asal Banten &#8211; Bogor (Indonesia) menulis buku. Penulis bekerja sebagai buruh migrant di Persatuan Emirat Arab. Jaya Komarodin Cholic alias Lawang Bagja, namanya.</p></blockquote>
<blockquote><p>Dia menulis buku TAMSYA KE MASJID. Kata Jaya, &#8220;Buku Ini adalah bagian dari gerakan mengepung masjid! Di Banten dan Indonesia pada umumnya, masjid sepi. Di Dubai, masjid begitu ramai. Orang seperti bertamasya menghadap Allah!&#8221; Bagi saya, buku ini menyodorkan fakta, bahwa sholat berjamaah di mesjid-mesjid di Dubai seolah sedang tamasya menuju rumah-Nya, selalu penuh sesak. Berbeda dengan di kota-kota Indonesia yang sepi. Saya juga mersa bahagia setelah membaca buku ini, karena teringat saat Bapak mengajak saya berjamaah di mesjid kampung. Saya juga berlarian ke sana-kemari seolah sedang tamasya, persis seperti yang penulis alami di buku ini! .</p></blockquote>
<blockquote><p><strong><em>(Gol A Gong,  Majelis Penulis Forum Lingkar Pena)</em></strong></p></blockquote>
<p><a class="highslide img_3" href="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/06/jaya.jpg" onclick="return hs.expand(this)"><img class="alignleft size-full wp-image-1236" title="jaya" src="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/06/jaya.jpg" alt="" width="461" height="679" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/06/04/buku-kang-jaya-komarodin-cholic-akan-terbit-tamsya-ke-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Panduan Indo-Emirates</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/05/13/buku-panduan-indo-emirates/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/05/13/buku-panduan-indo-emirates/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 17:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sadewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indo-Emirates]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Herry Sadewo]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[buku panduan IE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1216</guid>
		<description><![CDATA[Kita yakin bahwa kita semua pernah mengalami betapa sulit dan bingungnya membuat SIM (surat ijin mengemudi), memperpanjang STNK, membuat Emirates ID, membuat/memperpanjang paspor, dan lain-lain.
Telepon kesana-kemari, mencari informasi melalui e-mail/milis, search di Google, buka-buka website dan lain-lain. Ini kurang efektif dan banyak menghabiskan tenaga dan waktu yang tidak perlu.
Agar bisa lebih efektif, Indo-Emirates berusaha meminimalisir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Kita yakin bahwa kita semua pernah mengalami betapa sulit dan bingungnya membuat SIM (surat ijin mengemudi), memperpanjang STNK, membuat Emirates ID, membuat/memperpanjang paspor, dan lain-lain.</p>
<p>Telepon kesana-kemari, mencari informasi melalui e-mail/milis, <em>search</em> di Google, buka-buka website dan lain-lain. Ini kurang efektif dan banyak menghabiskan tenaga dan waktu yang tidak perlu.</p>
<p>Agar bisa lebih efektif, Indo-Emirates berusaha meminimalisir waktu dan tenaga yang terbuang dengan cara membuat “Buku Panduan” yang berisi tentang prosedur bagaimana cara mengurus hal-hal tersebut di atas, termasuk administrasi apa saja yang perlu dipersiapkan. Dalam “Buku Panduan” ini juga akan dikupas tip dan trik dari warga Indo-Emirates yang telah mengalami atau berpengalaman dalam mengurus hal ini.</p>
<p>Untuk detailnya, silahkan download lampiran berikut <a href="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/05/Kompilasi-Buku-Panduan-IE.pdf">Kompilasi Buku Panduan IE</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/05/13/buku-panduan-indo-emirates/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Inspiratif dari Bapak Sulaeman (Alm)</title>
		<link>http://www.indo-emirates.org/2010/05/05/kisah-inspiratif-dari-bapak-sulaeman-alm/</link>
		<comments>http://www.indo-emirates.org/2010/05/05/kisah-inspiratif-dari-bapak-sulaeman-alm/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 17:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>made mariana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Made Mariana]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indo-emirates.org/?p=1205</guid>
		<description><![CDATA[Adalah  merupakan suatu keberuntungan bagi kami bisa bertemu dan berdiskusi  dengan tokoh-tokoh yang memiliki kepribadian Teguh, idealis dan memiliki  banyak pengalaman hidup. Karena akan mendapatkan banyak pelajaran hidup  yang bisa dijadikan motivator untuk meraih sukses dalam hidup. Inipun  kami rasakan ketika kami berkesempatan bertatap muka  Dengan Bapak  Sulaeman (Alm) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Adalah  merupakan suatu keberuntungan bagi kami bisa bertemu dan berdiskusi  dengan tokoh-tokoh yang memiliki kepribadian Teguh, idealis dan memiliki  banyak pengalaman hidup. Karena akan mendapatkan banyak pelajaran hidup  yang bisa dijadikan motivator untuk meraih sukses dalam hidup. Inipun  kami rasakan ketika kami berkesempatan bertatap muka  Dengan Bapak  Sulaeman (Alm) Direktur Pt. Guna Mandiri Paripurna tanggal 30 April  2010, di Thailand Restaurant, Al Wehda Mall – Abu Dhabi.<a class="highslide img_5" href="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/05/DSCN1737.jpg" onclick="return hs.expand(this)"><img class="aligncenter size-full wp-image-1206" title="Kenangan Bersama Bapak Sulaeman" src="http://www.indo-emirates.org/wp-content/uploads/2010/05/DSCN1737.jpg" alt="" width="538" height="403" /></a><span id="more-1205"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti layaknya para jawara Beliau  tampil sederhana, menyapa kita dengan ramah, tidak ada sekat dan batas,  penuh penghargaan pada ide-ide kita pun tidak sungkan untuk berbagi  kisah sukses. Salah satu kisah sukses yang beliau ceritakan pada kami  adalah, ketika beliau melakukan recruitment untuk sebuah perusahaan di  Qatar.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada seseorang yang memiliki keinginan  begitu besar untuk berkarir di perusahaan gas di Qatar, secara teknikal  Beliau memiliki kemampuan yang mumpuni, itu dibuktikan dengan hasil tes  tulis,  selalu lulus…., namun setiap kali ikut test wawancara Bapak ini  selalu gagal. Suatu hari dia datang lagi pada Pak Sulaeman, berkeluh  kesah tentang kegagalannya, Pak Sulaeman kemudian memberikan nasehat:  “Kesuksesan itu tidak datang dengan sendirinya, tapi perlu usaha, Tuhan  juga akan memberikan peluang bagi mereka yang berusaha, dan Berusaha  tanpa kenal putus asa adalah bentuk nyata orang beriman dengan belajar,  dengan sembahyang yang rajin”. “Pak Saya ini sudah tua setiap kali baca  buku bahasa inggris saya ngantuk, jangan kan ada yang masuk, setiap kali  saya pegang buku, sesaat kemudian saya sadar sudah dibangunkan oleh  istri atau anak saya” kata Bapak ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Singkat cerita akhirnya Bapak ini  pulang kembali ke rumahnya. Waktu kemudian berlalu, setelah beberapa  bulan, lowongan pada perusahan yang sama muncul lagi. Dia tetap  bersemangat untuk mengirimkan lamarannya ke PT. Guna Mandiri Paripurna.  Sudah dapat ditebak pada test tulis dia bisa lulus dengan mudah, karena  memang dia memiliki kemampuan teknikal yang mumpuni. Ketika test  wawancara, dia bertemu lagi dengan orang yang sama yaitu Orang India dan  Orang Qatar.</p>
<p style="text-align: justify;">Pewawancara berkata: “This is the  fourth time we met, Do you still remember Me…?</p>
<p style="text-align: justify;">Si Bapak: “Yes Sir I still remember  you, Do you come from India right..?</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil tersenyum Pewawancara kemudian  melanjutkan pertanyaannya: “Ok good.. do you still remember what is the  last question I asked you on our last meeting…?</p>
<p style="text-align: justify;">Si Bapak dengan PD menjawab: “Yes of  course Sir I still remember…!” Kemudian Bapak itu menjawab dengan jelas  dan tegas apa yang ditanyakan pada pertemuan sebelumnya. Ternyata  Pewawancara ini membawa file hasil wawancara dulu yang disimpen di dalam  laptopnya, ketika dibuka filenya si Bapak…Wow.. ternyata tepat sekali…”</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil tersenyum kagum, Pewawancara ini  kemudian bertanya lagi: “How can you improve your English so fast…?  Earlier it’s very difficult for you to express any words, but now….  Amagingly…?</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan Bangga Si Bapak kemudian  berkata: “Sir In my company we have two Indians, I asked him to teach me  English every day, I made Indomie for him in the first day. Than At the  second day I asked him to teach me again, I brought Nasi Goreng for  him. On Third day I ask him again to teach me English… I brought Sate  for him…….continuously, until I can speak English.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua Pewawancara tertawa dan kagum,  langsung menandatangani dan mengatakan bahwa Bapak itu lulus… kontan  saja Bapak ini terlonjak kegirangan. Dia langsung bersujud di depan  mereka… Dan Bapak ini kemudian menjadi prioritas utama yang  diberangkatkan, Dialah orang pertama yang diberangkatkan pada  recruitment saat itu sebagai penghargaan atas jerih payahnya….</p>
<p style="text-align: justify;">Saudaraku sekalian… seringkali dalam  kehidupan ini kita dihadapkan pada kejadian-kejadian pahit, namun dengan  kesabaran, dengan usaha tanpa henti disertai dengan  doa/sembahyang/sholat… Tuhan pasti akan memberikan jalan seperti kisah  Bapak di atas.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih kami ucapkan pada Alm.  Bapak Sulaeman, semoga segala kebaikan Bapak diterima Tuhan Yang Maha  Esa. (Pak Sulaeman Meninggal di Abu Dhabi, saat menjalankan tugas,  dikebumikan hari ini 05 Mei 2010, di Baniyas Graveyard, Abu Dhabi)</p>
<p style="text-align: justify;">Made Mariana – Ruwais – Abu Dhabi, 05  Mei 2010</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indo-emirates.org/2010/05/05/kisah-inspiratif-dari-bapak-sulaeman-alm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
