Indo-Emirates
Forum Silahturahmi Masyarakat Indonesia di Ruwais – Abu Dhabi – UAE-
Mengetahui Si Pengirim Email
Posted on March 14th, 2010 No commentsDhargombes senyum-senyum sendiri menatap layar monitor dekstopnya. Tersirat perasaan senang luar biasa ketika membaca email yang baru saja ia terima. Email ini bukanlah email yang selalu ditunggu-tunggu dari kekasih hatinya, Dewi Mlenuk yang berada nun jauh di sana, di kampung halamannya tercinta. Tapi isi email ini justru dikirimkan oleh seseorang yang ia sendiri pun belum pernah mengenalnya. Isi email tersebut sebagai berikut,
-
Struktur Kabinet Indo-Emirates Baru
Posted on January 26th, 2010 No commentsAssalamu’alaikum Wr. Wb.,
Bismillahirrahmanirrahim dengan semangat perubahan, mengakomodir muka-muka baru dan membaca kebutuhan satu tahun ke depan, maka berikut ini adalah struktur kabinet indo-emirates yang baru, mohon perhatian dan bantuannya.
Adalah sebuah hukum alam, ada yg datang ada yg pergi, ada yg masuk ada yg keluar, ada yg lama ada yg baru, begitu juga dengan struktur kabinet ini. Muka-muka baru masuk, muka-muka lama pergi.
Read the rest of this entry » -
“Indonesian Family Day 2010″
Posted on January 19th, 2010 No commentsAssalamu’alaikum wr. wb.
Kini tiba saatnya kita menyambut tahun baru 2010 dengan kegiatan
“Indonesian Family Day 2010″
yang insya Allah akan diselenggarakan pada:Hari/Tgl : Sabtu, 30 Januari 2010
Pukul : 07.30 – 12.00
Tempat : Lapangan Blok B RHC
Acara :1. Gerak Jalan Santai Ibu-Ibu bersama Anak2
2. Senam Poco-Poco Bapak2 & Bachelor
3. Indonesian Food Bazaar
4. Family,Kids, & Bachelor Games
5. Door Prizes Shopping Belanja di Emirates MarketUntuk Ibu2 yang ingin mengisi stan Indonesian Food Bazaar silahkan menghubungi contact person : Bapak Sabar Riyanto, Z-1402, No. HP 0508252203, atau telepon rumah (02)8778185.
Mari kita meriahkan acara Indonesian Family Day ini yang digagas oleh Indo Emirat dari kita dan untuk kita.
Jangan lupa di tunggu kedatangannnya semua di acara ini….
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Sie Sosial IE
Lukman Setiawan Dat
HP.0503167105/ Rumah.(02) 8763202Salah satu rencana kegiatan adalah senam poco-poco untuk bapak-bapak.
-
Tembok 2: Marah yang tak terkendali
Posted on January 9th, 2010 No comments
Anakku sekalian…, keinginan yang tak terkendali akan mengarah pada pemborosan sumber daya, artinya sumber daya terbatas yang dimiliki tidak diaplikasikan tepat guna. Pada akhirnya hajatan utama untuk meraih cita-cita terbentur karena kurangnya sumber daya, ibarat sebuah tembok yang sangat tebal terbuat dari besi baja, membendung laju kehidupan kita.“Nafsu keinginan tak pernah terpuaskan dengan menikmati objek keinginan itu, karena ia akan tumbuh semakin besar, seperti api yang dituangi bahan baker” demikian dinyatakan dalam Manusmerti II.94
“Guru, terimakasih banyak dengan penjelasan guru yang sangat gamblang, kini kami mengerti kenapa keinginan yang tak terkendali itu bisa menjadi sebuah penghalang yang hebat, bagaimana dengan tembok penghalang berikutnya…?
“Ananda.. tembok berikutnya adalah marah/krodha yang tidak terkendali, kemarahan adalah nafsu yang terbentuk dari guna rajas yang sangat merusak dan berdosa, oleh karenanya mereka sering disetarakan dengan musuh dalam diri manusia” Read the rest of this entry »
-
Sebuah Gagasan untuk Generasi Indonesia Baru
Posted on January 8th, 2010 No commentsSebuah Gagasan untuk Generasi Indonesia Baru
Refleksi 9 Tahun Indo-Emirates
Sebuah Esay dari Lawangbagja; Sie Anak-remaja Indo-EmirateFlash Back; Perjalanan Founding Fathers
Meretas perjalanan di hamparan gurun kosong 9 tahun silam adalah sebuah tonggak perjalanan anak bangsa yang boleh dibilang seperti merambah hutan perawan tanpa ada jalan setapak. Perjalanan yang tentu menarik dan penuh liku dan cerita. Era tahun 2 ribuan bisa dicatat sebagai era migrasi massif para tenaga kerja terdidik Indonesia khususnya dari industri oil and gas untuk merambah wilayah timur tengah (Qatar, UAE, Saudi, Kuwait). Semangat migrasi lebih memberikan nuansa semangat/ emosi massa dimana keberanian untuk bekerja di wilayah yang konon tandus, asing dan mungkin tidak ramah hanya karena rame-rame. Ini pula yang menyebabkan tidak ada rencana pasti kapan akan berkarir, bagaimana ke depan, seperti apa bekerja di lingkungan multi nasional, dlsb.









Komentar Pengunjung